[Opini] Marc Marquez Tinggalkan Repsol Honda Jika Hal Ini Terjadi ?

200

RiderTua MotoGP – Apa yang kita fikirkan tentang Marc Marquez ( 26 tahun) jika rekor demi rekor dirobeknya dengan mudah ?.. Jika lawan dengan enteng dipecundangi ?. Ada satu kata yang mungkin akan dia alami… Bosan ? Hal ini seperti dialami Rossi, dimana dalam enam musim antara 2000 dan 2005, meraih 53 kemenangan. Dia mulai bosan menang mudah, bahkan setelah pindah dari Honda ke Yamaha. Dia mulai goyah dengan balap motor dan terpecah dengan balapan roda empat seperti rally dan F1. Rossi menjadi kehilangan gairah akan pengembangan Yamaha M1. Prestasinya mulai menurun 2005 ( 11 kali menang) di tahun 2006 ( 5 kali menang) dan gelarnya dicuri Nicky Hayden di akhir musim  2006. Valentino Rossi saat itu seusia Marquez yaitu 27 tahun. Seperti Rossi dan Lorenzo apakah Marc juga akan pindah ke tim lain.. Jawabnya Marc Marquez tinggalkan Repsol Honda jika hal ini terjadi

Mungkin Marc Marquez bukan Rossi, tapi kesamaannya adalah dia juga manusia, ada kalanya jenuh, bosan dan ingin sesuatu yang lain… ?. Namun  sejauh ini motivasi Marc masih di MotoGP dan Honda. Apakah Marquez perlu menemukan motivasi tambahan? Ternyata hanya dengan menang sudah cukup. Tidak pedulikan rekor dia hanya butuh menang dan menang. Dia termotivasi untuk menemukan strategi baru, pendekatan baru, cara baru.

Alasan Marc Marquez setia dengan Honda

Marquez membuktikan pada dirinya sendiri bahwa dia bisa kalahkan lawannya dengan cara apa pun yang dia pilih. Dia punya alasan untuk tetap setia dengan Honda. Setelah musim 2015 Marc mulai menancapkan kuku pengaruhnya ke HRC. Marc meminta perubahan yang akan dilakukan untuk program pengembangan dan pengujian. Cara bekerja pada semua kru Honda HRC . Dan mereka tahu bahwa saat ini mereka membutuhkan Marquez untuk memenangkan gelar, dan tidak ingin kehilangan dia. Kini Marquez setia pada HRC dan itu adalah hadiah yang berharga.

Uang akan goyahkan Marquez ? KTM bisa saja meminta Red Bull untuk merayu dan gandakan gaji untuk merebutnya dari Honda. Namun Marquez tidak menunjukkan gila bayaran. Marc kini adalah pembalap dengan bayaran tertinggi saat ini. Namun uang tidak dapat membeli kemenangan dan gelar dunia dan itulah satu-satunya hal yang dipikirkan Marquez. Lihat saja Lorenzo dia memilih untuk pindah tim Repsol Honda dengan gaji lebih murah.

Marc Marquez Tinggalkan Repsol Honda Jika Hal Ini Terjadi

Apakah Marc akan pindah ke Ducati untuk buktikan bisa lebih baik dari Valentino Rossi? Atau dia akan pindah ke tim lain karena kritik bahwa dia hanya bisa menang dengan Honda?  Marquez tampaknya kebal terhadap kritik penggemar… Jadi apa yang membuat Marc bisa tinggalkan Honda?

  1. Jika Marc berusaha membuktkan bahwa dia bisa seperti Rossi pindah ke dua motor berbeda dan tetap juara..
  2. jika Honda tidak lagi dapat membuat motor juara, performa RC213V menurun… Artinya selalu kalah dari Yamaha atau Ducati, mungkin dia akan berfikir ulang jika ada tawaran dari tim lain…

Jika dilihat prinsip kuat seorang Marquez saat ini sebetulnya sederhana. Dia ingin memenangkan lebih banyak balapan, memenangkan lebih banyak gelar. Marc lebih mirip dengan pembalap Belgia Eddy Merckx dan Mick Doohan yang haus kemenangan. Marc tidak seperti Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo.

1 Comment

  1. Marc pernah bilang naik podium #1 itu bikin addicted. Jadi, spt nya tantangan juara dg motor berbeda ga ngaruh banyak buat Marc, selama RC213V masih mumpuni.
    Dan apabila dia ga bisa me-manage rasa bosan sehebat rossi, ia bisa pensiun lebih cepat sebelum usia 40 thn.

Leave a Reply