Daimler dan Geely Berhasil Selamatkan smart dari ‘Suntik Mati’

RiderTua Mobil – Masih ingatkah dengan merek mobil smart? Mobil ini dulunya pernah dijual di Indonesia sebagai smart fortwo. Banyak yang menyoroti mobil ini karena ukurannya yang mungil. Daimler dan Geely berhasil selamatkan smart dari ‘suntik mati’.

Baca juga: Daimler Dipimpin Orang Non-Jerman untuk Pertama Kalinya

Daimler dan Geely Berhasil Selamatkan smart dari ‘Suntik Mati’

Namun kabarnya sudah tidak terdengar lagi sekarang. Dikatakan bahwa smart sudah berada di ujung tanduk. Dalam arti lain, terancam ‘punah’ jika tidak segera diselamatkan.

Daimler yang memegang merek smart berusaha mencari cara agar mempertahankan mobil tersebut. Setelah sekian lama, akhirnya Geely bersedia membantu Daimler untuk menyelamatkan smart.

Dengan menandatangani perjanjian tanggal 28 Maret 2019, Geely dan Daimler kini memegang masing-masing setengah saham dari smart. Setelah ini, Geely bisa membuat kendaraan listrik smart yang dilakukan di China mulai tahun 2022 mendatang. Sementara Daimler tetap memproduksi mobil smart EQ fortwo dan EQ forfour.

Daimler mengatakan kalau memang sayang jika menyia-yiakan merek smart. Padahal pengguna mobil ini dikabarkan sudah melebihi 2,2 juta orang. Merek smart juga dianggap sebagai pionir dalam mobilitas urban. Kehadiran Geely tentu akan memperkuat kedudukan smart sebagai mobil mini urban.

Merek mobil smart dikabarkan berada dalam bahaya ketika mengalami kerugian sebesar Rp 11 triliun. Untuk menyelamatkannya, Daimler bekerja sama dengan Geely.

Be the first to comment

Leave a Reply