Indonesia dan Dorna Teken Kontrak MotoGP Indonesia di Madrid

RiderTua MotoGP – Indonesia dan Dorna teken kontrak MotoGP Indonesia di Madrid. Kejuaraan Dunia MotoGP dipastikan akan digelar di Indonesia pada awal 2021. Indonesia bukan hanya merupakan outlet penting bagi pasar kendaraan roda dua, tetapi juga memiliki penggemar yang semakin besar dan fanatik. Di Pulau Lombok, pembangunan trek sepanjang 4,32 km dan melengkung 18 akan segera dimulai.

Indonesia dan Dorna Teken Kontrak MotoGP Indonesia di Madrid

Ini akan menjadi kembalinya MotoGP di Indonesia, mengingat kurun waktu 1996-1997 diadakan di Sentul. Bersama itu pula tahun depan MotoGP akan kembali ke Finlandia sehingga jumlah balapan menjadi 20 seri per musim. Jumlah yang tampaknya suadh maksimal untuk satu tahun.

Kontrak  ditandatangani pada 29 Januari 2019 di Madrid

Seperti yang sudah dilaporkan media November lalu, rencana sudah pada tahap lanjut. Lokasi seluas sekitar 130 hektar telah dibeli dan perusahaan konstruksi Perancis Vinci Construction telah memperoleh kontrak untuk pembangunan tersebut. Dorna Sports, promotor MotoGP, dan Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), telah menandatangani kontrak tiga tahun untuk melakukan Grand Prix dari 2021 hingga 2023.

“Kami yakin bahwa kami akan dapat menjadi tuan rumah balapan di Indonesia pada 2021 “, kata Abdulbar M. Mansoer, direktur Kantor Pariwisata Indonesia. “Kami memiliki kontrak yang ditandatangani dengan Promotor Dorna Sports”. Kontrak ini ditandatangani pada 29 Januari 2019 di Madrid. Kontrak ini memiliki durasi tiga tahun dan termasuk opsi perpanjangan. Untuk realisasi sirkuit, investasi sekitar 50 juta dolar diramalkan, sebagian besar dibiayai oleh investor swasta. “Pada kuartal ketiga tahun ini, kami akan memulai konstruksi,” kata Abdulbar M. Mansoer.

Pekerjaan harus diselesaikan dalam waktu satu tahun dan beberapa hotel diharapkan akan dibangun, dengan bandara Lombok hanya berjarak 20 km. Tujuannya adalah untuk membawa pariwisata kembali ke wilayah ini yang dilanda gempa bumi besar pada tahun 2018 (lebih dari 500 korban jiwa).

1 Comment

Leave a Reply