Inilah Kenapa Walau Jatuh Rossi Tetap Senang


ktm indonesia

RiderTua MotoGP – Kegetiran yang luar biasa dialami Valentino Rossi. Setelah balapan yang luar biasa. The Doctor membuang segalanya setelah jatuh ketika balapan menyisakan 4 lap. Ketika itu dia memimpin dengan jarak yang tipis dengan Marc Marquez. Keduanya siap menawarkan tontonan duel besar lainnya, tetapi kenyataannya semuanya berbeda. Valentino Rossi melakukan kesalahannya sendiri. Namun inilah kenapa walau jatuh Rossi tetap senang ..

Seperti dilansir oleh Motorsport.com(04/11/18), Valentino Rossi mengomentari penampilannya, “Di lap terakhir kami masih terlalu banyak menderita dan kami harus melambat. Saya mencoba untuk memacu motor, saya memiliki kecepatan yang baik dan saya bisa konstan. Mungkin Marc akan menyalip saya, tetapi itu akan menjadi pertarungan yang baik dan kejatuhan ini sungguh memalukan. Saya ingin memacu motor karena saya menyadari Marc mengalami kesulitan untuk mendekati saya. Saya berharap itu akan datang selambat mungkin.”

Inilah Kenapa Walau Jatuh Rossi Tetap Senang

Valentino Rossi belum mempelajari lagi kenapa dia bisa jatuh karena dia tidak punya waktu. Dia tidak tahu apakah dia melebar sehingga jatuh. Biasanya kerena bagian depan, namun, saya juga selip ban belakang. Namun yang pasti Rossi telah membuat kesalahan. Marquez menurut Rossi yang terkuat saat ini, dia memenangkan gelar dan memenangkan sembilan balapan. Namun Yamaha juga telah berkembang banyak dengan Vinales di Australia namun juga memiliki masalah yang sama dengan Rossi dan harus memperlambat karena masalah motor. Namun biar bagaimanapun Rossi tetap senang performa motornya bisa membuat Marquez berfikir bahwa Yamaha mulai kompetitif dan tidak bisa dipandang remeh lagi kedepan. Selain bisa bersaing dengan Marquez anak didiknya menjadi juara dunia dan adiknya menang di Sepang… Tim VR46 mulai menunjukkan tanda-tanda bagus.

4 Comments

  1. Saya lagi nyari blogger yang Marquez sentris, atau Rossi haters boleh lah sama aja ga beda jauh, ada saran mas bro?

Leave a Reply