Duh, Ternyata Mesin Yamaha 2019 Membuat Valentino Rossi Kecewa !


ktm indonesia

Ternyata Mesin Yamaha 2019 Membuat Valentino Rossi Kecewa
RiderTua MotoGP – Ternyata mesin Yamaha 2019 membuat Valentino Rossi kecewa. Valentino Rossi tidak terkesan dengan tes pertama mesin Yamaha 2019. Ada apa dengan mesin Yamaha tahun depan sehingga Rossi tidak puas. Ternyata memang Valentino Rossi telah mencoba sendiri versi mesin Yamaha MotoGP 2019 dalam pengujian dan tidak memberikan perasaan positif bagi Rossi. 

Semakin Di Depan Kok Hilang di Yamaha MotoGP

Seperti diketahui sebelumnya karakter mesin Yamaha M1 dapat berkontribusi terhadap masalah Yamaha saat ini. Namun dia mengatakan kecewa dimana versi awal motor tahun depan tidak jauh berbeda.

“Saya sudah mencoba edisi pertama mesin 2019, ya. Tapi saya pikir dan saya berharap ini bukan yang terakhir ( ada pilihan lain), itu hanya modifikasi kecil, karena sangat mirip ( dengan 2018). Saya berharap mereka terus bekerja, karena mesin adalah masalah bagi kami. Mereka harus membuatnya lebih baik.” kata Rossi. Seperti dilansir autosport.com(26/09/18)

Rossi khawatir Yamaha lambat lakukan pengembangan karena biasanya setelah seri ke-10 ( Brno), dia mendapat mesin untuk tahun depannya. Namun dua tahun terakhir ini belum terjadi. Di mana motor tahun depan?. Dan lagi-lagi Rossi menyatakan bahwa dalam tes pembalap Yamaha belum mencoba banyak hal untuk tahun depan.

Siapa yang menentukan pilihan mesin tahun depan?

Ketika ditanya apa yang Rossi inginkan dari Yamaha tahun depan. Rossi berpendapat bahwa bukan kapasitas dia untuk menginstruksikan para insinyur Yamaha. Valentino hanya menunjukkan masalah yang ada dengan M1 saja. Rossi juga menegaskan bahwa tugas dia bukan untuk mengatakan, dia  butuh mesin V, atau memodifikasi sasis dengan cara ini-itu. Apa yang Rossi katakan kepada insinyur Yamaha adalah masalah apa yang ada di motornya.

Lagi menurut The Doctor masalah besar Yamaha adalah pengaruh antara ban dan motor, terutama bagian belakang. Jadi, inilah yang Rossi coba jelaskan ke tim bukan Rossi yang minta detailnya tapi hanya masalahnya. Intinya insinyur Yamaha harus tahu dan menterjemahkan apa yang dikatakan Rossi … Entah elektronik, karakter mesin, dll. Semua pembalap pastinya tidak tahu detail teknis mesin karena itu tugas mekanik. Pembalap hanya bisa mengatakan nasihatnya. karena menurut Rossi dia selalu mengatakan hal yang sama. Namun hasilnya tetap saja… nah itu menjadi tugas insinyur Yamaha bukan pembalapnya.. Faktanya baik Rossi, Vinales, Zarco dan Syahrin kini drop performanya tidak ada solusi kata Johann Zarco pula..

3 Comments

  1. Kalau hanya ngasih input, menyampaikan apa yg di rasa dari motor yang di naiki semua pembalap juga melakukan itu kan min? Terus hebatnya rossi yang katanya M1 hasil pengembangan rossi itu di mana hebatnya?
    Wooy nekanik… Motor gw geal geol nih… Terus tim mekanik ngecek ternyata ban nya kempes, di isi angin motor jd enak,.. Wooh rossi hebat… Rossi yang udh bikin motornya jd enak… Taeeee

  2. trus ekspektasi lu atas input seorang pembalap itu seperti apa?… apa dia hrus ikut ngedesain mesin, ngedesain sasis, suspensi,elektronik? trus apa tugas insinyur? haha,, jangan lihatin ketoloan lu di depan umum ky gini deh… geli yg baca

  3. Itulah kenapa negeri kita susah untuk maju kalau kebanyakan orang cara berpikirnya seperti itu. Prestasi ga jelas tapi bisanya cuma mencela dan nyinyir aja.

Leave a Reply