Cerita Kocak Seputar Kualifikasi GP Qatar, Nomor 3 Awas !




RiderTua MotoGP – Seri pembuka Qatar sudah diawali dengan sesi pra-race dengan segala kejutannya. Tampaknya kekuatan motor mulai setara jarak 10 besar sangat dekat. Indikasi sengitnya pertarungan nanti malam. Namun dibalik persaingan seru ada kisah unik lucu dan bikin ketawa. Inilah cerita kocak seputar Kualifikasi GP Qatar.


1. Marquez dibuntuti Adiknya

Pada sesi latihan bebas ke-3 (FP3) ada kejadian lucu. Dimana tim radio di garasi Honda memberitahukan bahwa “Marquez sedang diikuti oleh 73 ” (lihat gambar diatas). Tentunya ini sebuah candaan dari timnya. Anehnya ini adalah kondisi lagi serius namun timnya justru terkesan santai.
Namun ternyata Jawaban Marquez seperti dikutip saat press conference motogp.com (18/03/18) menyatakan,

“tim saya sedang bercanda waktu itu.. saudara laki-laki saya(Alex no.73) berkendara dengan sangat baik dan biasanya di trek (Qatar) ini saya kesulitan .. mereka bilang kita akan menguji dasbor( tempat seperti di speedometer untuk memberitahu pembalap) .. Itu adalah lelucon yang bagus .. adalah sebuah senyum lebar di helm .. jadi hilang sedikit konsentrasi! “

Ternyata timnya memberi candaan pada Marquez-93 sepanjang akhir pekan ini dimana  Alexmarquez-73 yang lebih cepat darinya, jadi mereka memutuskan untuk bikin candaan ketika tim radio Repsol harus menguji alat messaging system di dashboard motor-nya.

2. Sepatu Imut

Sebuah foto yang memperlihatkan Marquez saat di garasi. Saat itu sepertinya sedang persiapan menuju latihan bebas, belum memakai baju dan sepatu balap. Ada penampakan unik pada sepatu Marc Marquez.. Apa itu.. yaa.. lihat saja nomornya.. Sepintas dari jauh ada yang aneh, namun ketika dicermati ternyataa.. Kenapa warnanya dibedakan?

3. Karel Abraham Lupa Buka selimut ban belakang, Awas !

Kejadian yang lucu sekaligus membuat Karel malu. Penjaga suhu ban ( Tyre Warmer) lupa dilepas saat kelaur dari pit stop, Bagaimana tanggapan pembalap nya, Seperti dikutip dari crash.net(18/03/18)

“Saya pikir itu karena tindakan dari salah satu orang di Avintia, tapi saya tidak tahu, itulah yang tim saya katakan kepada saya. Saya tidak tahu sebenarnya karena motornya cukup kuat dan kita hanya berkendara dengan kecepatan 60km / jam (pelan). Di belakang saya ada Rabat dan dia menunjukkannya dan saya juga melihat di TV. Begitu saya melepaskan throttle (gas) saya baru bisa merasakan sesuatu, jadi saya berhenti. Tapi karena kejadiannya mulai dari pitlane, kami tidak dapat menariknya keluar (susah karena membelit). ( Tyre Warmer) itu benar-benar terjebak di antara roda dan swingarm dan menyumpal. Saya harus mematikan mesin, yang berarti tim harus membawa starter lagi (untuk menyalakan mesin). Keseluruhan prosedur memakan waktu dua menit dan itu tidak memungkinkan saya melakukan beberapa putaran lagi.. Itu memalukan.”

Untung saja tidak jatuh ya.. bahaya jika sampai crash ..



1 Comment

Leave a Reply