Dovizioso Bicara Balas Dendam pada Lorenzo dan Rider Baper


Tahun lalu Dovizioso menjadi pusat perhatian karena berhasil bersaing sengit hingga seri akhir Valencia. Runner Up MotoGP 2017 itu sangat luar biasa dengan berhasil membuat repot Marc Marquez di kandangnya sendiri. Walau dia sendiri berujar bahwa dia tidak merasa hebat. Meskipun orang-orang kagum dengan dia, tapi dia justru tidak merasa dalam situasi yang luar biasa. Yang dia sesali adalah kenapa dia tidak kompetitif sebelum-sebelumnya. Namun yang menarik adalah ketika Dovizioso bicara balas dendam pada Lorenzo dan rider baper. Berikut adalah ungkapan menarik Dovi yang menarik.

Dovizioso adalah orang yang berbeda

“Dari semua pembalap yang ada, saya melihat diri saya sangat berbeda. Bukan lebih baik atau lebih buruk, tapi berbeda. Saya menjalani hidup sebagai orang yang berpenghasilan sedikit, bukan karena saya tidak membelanjakannya, tapi karena saya tinggal dengan orang-orang yang memiliki gaji normal. Dan karena itu saya merasa seperti mereka. Saya seperti mereka. “

Rider Baper

“Ada beberapa orang yang membalap ( bawa motor) sesuai dengan perasaan mereka, sehingga ketika semuanya baik-baik saja, mereka menjadi super cepat, tapi ketika motornya buruk, mereka menjadi sangat buruk. Saya selalu mencoba untuk memahami apa yang sedang terjadi dan kemudian saya mencari batasnya, yang memungkinkan untuk mengendalikan.Saya jarang salah, tapi kadang-kadang bisa menjadi sebuah kerugian. “

Balas dendam pada Lorenzo

“Mengalahkan Lorenzo jelas memberi saya kepuasan, karena dia adalah Juara Dunia. Selain itu kami melakukan seluruh karir kami secara paralel di kelas 250cc dia mengalahkan saya dan ketika dia tiba di MotoGP, dia membuat perbedaan. Menang saat ini adalah kepuasan yang besar, terutama karena kita punya motor yang sama. “

Entah ini sebuah kesengajaan atau tidak. Namun sebuah media memberitakan bahwa mereka sangat bangga dengan memiliki Dovi. Dan disatu sisi membuat sindiran terhadap Valentino Rossi yang dulu pernah membela tim merah di tahun 2011-2012. Apakah benar bos Ducati ini sindir Rossi dan banggakan Dovi

Tidak suka dengan Teknisi

“Sebenarnya saya tidak suka dengan para teknisi / insinyur, sulit bagi mereka untuk mendengarkan, percaya dan menafsirkan apa yang kita katakan. Bagi mereka, jika yang dibahas tidak memiliki konfirmasi digital, apa yang kita katakan hanyalah sebatas kata-kata.”

2 Comments

  1. dia lebih mirip stoner, ga terlalu menuntut tp menyesuaikan dg kondisi. Mungkin akan susah jd superstar kek rossi atau marc, tp dia lebih disegani setiap org.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*