Akankah Kegaduhan Politik Pengaruhi Penjualan Motor Tahun 2018 ?


Tahun 2018 nanti akan menjadi tahun dimana pilkada akan dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Namun sepertinya hal ini membuat para produsen sepeda motor mulai tak yakin jika penjualan tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2017 kemarin. Akankah kegaduhan politik pengaruhi penjualan motor tahun 2018?

Baca juga: Mendominasi Pasar Motor Hingga 74,51 Persen Itu Tidak Sedikit

2018 Bisa Lebih Baik

AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) memprediksi kalau penjualan motor di tahun ini berada di kisaran 5,9-6,1 juta unit. Memang diharapkan masih bisa lebih baik untuk tahun 2018 nanti.

Jika menilik kembali penjualan sepeda motor tahun 2017 yaitu diangka 5.886.102 unit. Pencapaian ini turun 0,8 persen dibanding dengan tahun sebelumnya (2016) yaitu 5.931.285 unit.

Hal ini membuat AISI tak berani menaikkan terlalu besar jumlah perkiraan penjualan motor tahun 2018.

Saat ini sekitar 80 juta motor tersebar seantero Indonesia, dan dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta maka perbandingannya 1:3. Itupun masih jauh tertinggal dari Taiwan dan Thailand yang mencapai 1:1.

Honda Masih Raja Terlaris

Honda masih menguasai 74,5 persen pasar sepeda motor Indonesia. Total unit yang terjual selama tahun 2017 yaitu 4.385.888 unit, naik 5 ribu unit dibandingkan tahun 2016 lalu.

Tahun 2018 adalah tahun politik, kegaduhan akibat pilihan kepala daerah di berbagai wilayah di Indonesia diharapkan tidak mempengaruhi dunia otomotif.

Tanggapan Ketua AISI

Johannes Loman selaku Ketua AISI mengatakan

“Kami belum berani satu angka tapi sekitar 5,9 juta sampai 6,1 juta. Mestinya tahun ini lebih baik karena harga komoditas sudah membaik. Kami lihat penjualan motor akan kembali naik tahun ini”

Be the first to comment

Leave a Reply