Jorge Lorenzo Mencibir Fans Valentino Rossi dan Haters !!

Mengungkit peristiwa masa lalu di 2015 sepertinya Jorge Lorenzo mengarah kesana. Hal ini adalah pendapat Lorenzo sendiri saat diwawancara sebuah media. Jika dilihat dari kalimatnya orge Lorenzo Mencibir Fans Valentino Rossi .. Fans VR46. Walau ditegaskan dia berkata apa adanya. Tapi sepertinya itu tidak perlu diungkap lagi. Atau ini wujud perang mental jelang 2018… Psy War ?
valentino-rossi- jorge-lorenzo

Pindah ke Ducati karena Rossi

Alasan pindahnya Jorge Lorenzo dari Yamaha ke Ducati bukan semata mencari petualangan baru. Apalagi setelah pabrikan Jepang itu memberikan 3 gelar dunia MotoGP. Faktor penting lainnya adalah Valentino Rossi. wah wah… jujur lagi nih… Ya Lorenzo sepertinya tidak mau lagi dibawah bayang-bayang senior dan master-nya rider di Yamaha. Walau tidak semua masalah di lintasan. Sepertinya dua bintang yang sama akan saling beradu sinarnya. Lornzo ingin membuat bintangnya sendiri di Ducati.

Fans Lorenzo justru jarang mendukungnya

Berikut faktanya ketika musim balap 2016, Lorenzo mengatakan berulang kali pada Yamaha bahwa kombinasi M1 dan ban Michelin menyebabkan masalah besar dalam kondisi Wet Race (hujan). Para penggemar MotoGP tampaknya tidak mempercayai Lorenzo, namun dengan jelas bahwa itu kritikan buat Yamaha. Pada tahun 2017 Lorenzo membuktikan dengan Ducati bahwa dia bisa sangat kompetitif dalam kondisi hujan. Bahkan banyak yang bilang Lorenzo takut hujan itu karena Yamaha memang tidak bagus saat hujan. Paling tidak dengan gayanya (karena tidak berlaku buat Rossi)

Valentino-Rossi-dan-Jorge-Lorenzo

Alasan Fans MotoGP tidak percaya dengan Lorenzo

Mengapa fans tidak mempercayai dia? “Orang-orang yang dengan alasan tertentu tidak menyukai saya atau lebih memilih pembalap lain yang sering takut akan kemampuan saya. Ketika saya kuat, itu membuat mereka khawatir, karena itulah mereka menggunakan setiap hal kecil, setiap saat buruk saya dan setiap kelemahan saya untuk berbicara buruk tentang saya dan kemampuan saya, “kata Lorenzo

Jorge Lorenzo: Saya Sangat Jujur

Lorenzo dengan terbuka mengatakan sifatnya sendiri yang jujur apa adanya, “Saya adalah orang yang sangat jujur ​​dan saya akan berbagi tentang pendapat saya.” Mungkin ini yang menarik dari dia karena ketika ditanya media dia akan berkata blak-blakan..apa adanya dan ketika ditanya hal yang sedikit sensitif dia tidak akan menutupi. Mungkin sifat inilah kenapa beberapa fans rivalnya begitu berang dengan dia.

“Saya adalah orang yang sangat jujur dan saya selalu jujur…  Saya selalu mengatakan pendapat dan kebenaran saya. Ketika saya merasa cemas dalam situasi tertentu (hujan), saya dengan santai dan langsung mengakui bahwa saat itu saya cemas/takut,” komentar Lorenzo.
Mungkin Lorenzo trauma setelah crash hebat dalam hujan di Assen 2013. Pada saat itu, dia mengalami patah tulang selangka pada hari Jumat dalam latihan, terbang ke Barcelona untuk sebuah operasi, kembali ke trek pada hari Minggu pagi dan dengan heroik menempati posisi ke-5.

Lorenzo menambahkan”Jika karena satu alasan saya sangat takut terjatuh atau semacamnya, saya akan mengakuinya secara terbuka. Jika saya tidak cepat karena saya merasa tidak ada yang tepat dengan ban depan( front end), maka saya tidak berbohong. Sebenarnya orang perlu mengerti bahwa Jorge Lorenzo selalu mengatakan yang sebenarnya, mereka harus mengingat itu. ”

rossi-lorenzo

Kritikan dari pembenci Jorge (Fans Valentino Rossi) karena jagoannya kalah

“Kritikan saya buat penggemar yang sangat mendukung pembalap lain. Anda tahu penggemar mana yang saya maksud (fans VR46). Mereka adalah saingan terbesar saya dan pembalap yang kehilangan gelar dunia saat berjuang melawan saya pada tahun 2015. Sejak saat itu kritik menjadi lebih besar. Itu terlihat lebih jelas, tapi saya tahu alasannya, “kata Lorenzo.
Musim balap 2015 memang Rossi kalah oleh Lorenzo dan menurut Lorenzo dia semakin dipojokkan. Walau sejatinya tidak hanya waktu itu saja dia sering di kritik dan ini alasan Lorenzo:

“Orang-orang ini ( haters) selalu berusaha membuat saya buruk dan melemahkan rasa percaya diri saya, apalagi jika saya kuat dan memiliki kepercayaan diri. Kritik semacam ini juga bisa dibilang iri. Ini sudah terjadi pada olahraga lainnya. Misalnya Cristiano Ronaldo tidak melakukan sesuatu yang buruk, dia hanya percaya diri dan dia menunjukkannya pada semua orang. Dan dia tidak disuka karena itu. Bagi saya itu memalukan. Saya tidak menyakiti siapapun, tapi saya percaya diri dan saya tunjukkan tanpa ada rasa takut. Itu tidak seharusnya dilakukan mereka. Bagi orang-orang yang sangat menyukai saya melakukannya dengan sangat intensif, yang lain memiliki keengganan yang sama kuatnya dengan saya, mereka melihat saya sebagai bahaya, karena itulah mereka mencoba membuat saya kecil. “

Alasan semakin dibenci menjadi dia kuat?

Ketika ditanya media apakah itu salah satu alasan mengapa Lorenzo menjadi salah satu lawan terkuat Valentino Rossi sejak naik kelas MotoGP ? “Ya, itu alasannya, saya selalu mengatakan hal-hal yang benar, bahkan jika itu tidak terbukti. Saya mengatakan semuanya tanpa rasa takut. Tidak seperti pembalap lain (siapa itu yang dimaksud ? …) . Walau dengan cara itu tidak memberi saya banyak simpati,” kata Lorenzo sadar akan hal itu. .

Kritikan dilawan dengan kekuatan

Pembalap Spanyol itu di akhir kalimatnya menekankan bahwa dalam skala prioritas “Kebenaran lebih penting baginya daripada menjadi nomor 1”   “Saya tahu ini tidak bergantung kepada kepribadian saya. Tapi para kritikus merasa terancam oleh kekuatan saya.”

Kesimpulannya

Lorenzo sadar dia membuat kontroversi dengan sifatnya yang jujur dan keras dengan prinsipnya. Dan dia sadar akan resikonya mendapat cacian dan kritikan baik dari lawan maupun fans nya. Tapi sebetulnya dia ambil resiko besar dengan berani bertarung melawan fans….. yang harus dia lawan adalah pembalap itu saja bukan penggemar.. tapi semua bergantung pada dia… resiko dia yang tanggung…
BTW di Ducati dia bilang sudah tidak takut hujan lagi nih..

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page