Bartholemy Akan Boyong Franco Morbidelli ke MotoGP


ktm indonesia

Setiap tim balap pastinya akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik demi persaingan yang kian hari kian ketat, bukan saja dari sisi performa mesin dan paket motornya, namun juga kualitas pembalapnya tentunya dalam menentukan pembalap selain dari Sponsor atau sarana penunjang, juga dari prestasi dan bakat dari rider itu sendiri.

Adalah Bos tim balap Marc VDS, Michael Bartholemy  yang menyatakan niatanya untuk membawa Franco Morbidelli ke MotoGP namun dengan syarat bila Morbidelli menjadi juara dunia Moto2 tahun 2017 ini , dan pastinya tim yang sudah memiliki rider sekelas Jack Miller harus menunggu juga prestasinya tahun ini entah dilanjutkan atau tidak kontraknya
Bos tim Marc VDS Michael Bartholemy setelah seri Amerika kemarin memang dengan percaya diri  mempromosikan Franco Morbidelli naik kelas MotoGP, pembalap asal Italia itu kini memimpin klasemen Moto2 dengan poin 75 setelah penampilan yang mengesankan di Qatar, Argentina dan Texas

Bartholemy dengan antusias menjawab setiap pertanyaan media tentang hal ini,

 “Jika kita memenangkan kejuaraan, kita harus memilikinya(Franco Morbidelli )di motor MotoGP kita tahun depan.”

Tentunya pernyataan Bartholemy yang terlihat sangat dini karena kejuaraan ini masih awal adalah tidak tanpa tujuan, dengan rencana ini sepertinya dia akan menjaga agar pembalapnya itu tidak direbut oleh tim lain atau pabrikan lawan entah kalau yang minta pabrikan Honda ?

Tim balap Marc VDS seperti tim lainnya juga membangun sebuah perencanaan yang berjenjang bagi para pembalapnya menvetak rider bagi  masa depan mereka dan membina bakat bakat baru agar mereka bisa menang di Moto2 dan kemuidan membawa mereka ke MotoGP… dan di kelas  MotoGP di gembleng dengan sebaik- baiknya dan mereka berharap  suatu hari kelak mereka bisa masuk ke tim pabrikan seperti HRC ..
Dan untuk kasus Franco Morbidelli semua akan tergantung dari prestasi dia musim ini apakah Franco akan  memenangkan kejuaraandunia Moto2 ? “Saya pikir ini adalah sesuatu yang selalu dalam diskusi antara pembalap dengan manajemen ” tutup Michael Bartholemy.

 

Be the first to comment

Leave a Reply