Kehilangan Vinales adalah derita, Masuknya Iannone adalah akhir bahagia


ktm indonesia

RiderTua.Com— Kebangkitan sebuah tim dari tidur panjang dalam waktu yang tidak begitu lama merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, ada kebahagiaan tersendiri akan sebuah kerja sama tim dan pembalapnya, namun ketika pesta itu baru saja di cicipi kemeriahannya justru ada hal tak terduga datang melanda tim  Suzuki, pembalap yang membantu secara nyata angkat pamor tim kini direbut oleh tim lain (Yamaha) justru ketika hampir selangkah lagi di puncak kejayaan rebut gelar tertinggi (Gelar Dunia) dimana dengan berubahnya formasi pembalap akan membuat semua rencana harus di reset..harus di tata ulang, bahkan di ‘culiknya’ Maverick Vinales menyisakan rasa sakit di tubuh tim berlogo S itu…
Namun Davide Brivio sang Boss Tim mengatakan bahwa rider pengganti  Iannone adalah solusi terbaik dari rasa sakit akan kehilangan seorang Vinales… waduh.. nyesek juga dengerinnya…

Memang Suzuki melakukan tindakan alternatif yang tidak lebih baik selain dari Andrea Iannone untuk menggantikan  kepergian Maverick Vinales. Davide Brivio memang merasa dia sudah selesaikan kerugian akibat hilangnya pembalap ujung tombak tim, dimana itu adalah sebuah kerugian yang teramat sangat menyakitkan, dan Iannone telah membuktikan kemampuan untuk membuat  GSX-RR bisa dipacu hingga batas maksimalnya.

Aturan bagi tim baru membuat Suzuki Ecstar diuntungkan tahun lalu dipadu dengan bakat seorang Maverick Vinales membuat tim bisa melesat lebih dari yang diperkirakan, potensi Vinales begitu mumpuni, ibarat seperti pupuk organik booster yang diberikan kepada tanaman yang mulai tumbuh dan menjadikannya pohon itu cepat tinggi bertumbuh dan besar dalam waktu singkat, namun ketika pohon itu sudah mulai berbuah dan belum besar, ada tim lain yang memetik hasilnya… Yamaha memantau dan melihat bakat fenomena dari pembalap Spanyol, di picu oleh kepergian Jorge Lorenzo, tidak ada pilihan lain harus mencari pembalap pengganti yang terbaik diluar .. dan daya tarik tim garputala plus bersanding dengan Valentino Rossi merupakan hal yang sangat sulit ditolak oleh pembalap manapun apalagi Maverick dalam kondisi merintis karir di kelas tertinggi MotoGP..Klop sudah…

Kondisi tim Suzuki digambarkan oleh boss balap Davide Brivio via  Motorsport.com,

“Sangat buruk dengan kehilangan Maverick Vinales, namun Andrea Iannone memecahkan masalah itu dengan baik .. Kami menemukan pembalap yang dapat digunakan untuk melanjutkan pekerjaan yang kami lakukan sebelumnya, Kami memilih  Andrea Iannone karena dia adalah salah satu pembalap tercepat di MotoGP, dan dengan dia kami dapat terus lanjutkan perkerjaan yang sedang bertumbuh ..Jelas, itu membutuhkan waktu adaptasi, tapi tidak akan sulit karena motor ini(GSX-RR) menyenangkan. “

Di Sepang Iannone berada di sepuluh besar, kemudian di Phillip Island saling mengejar dengan Maverick dan tidak banyak perbedaan diantara mereka dengan  GSX-RR.

“Perbedaannya adalah  Andrea Iannone tiba di sini setelah empat tahun di MotoGP dengan mesin Ducati, beda dengan Vinales yang mulai dari Rookie dan tumbuh bersama. “

Intinya Suzuki sudah dapat pengganti pembalap yang sama baiknya namun beda di permulaannya saja dan salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan kita ikuti saja keduanya hingga akhir musim. tentunya Suzuki beda dengan Yamaha yang sudah lama bertarung di kelas MotoGP.

 

Be the first to comment

Leave a Reply