MotoGP: Perang Teknologi, Motor Ducati Dilengkapi 100 Sensor Cerdas.


ktm indonesia

RiderTua.Com— Bukan hanya adu kencang, skill rider dan tim saja yang diadu, beberapa waktu kedepan bisa jadi balap MotoGP akan menjadi perang teknologi…Ducati memang selalu terdepan dalan inovasi buat motor balapnya bahkan akhirnya diikuti oleh kompetitor dan menjadi trend seperti perangkat aerodinamika winglet yang kontroversial, kini mereka membangun sebuah alat canggih yang yaitu sebuah program predictive learning system, pabrikan yang berpusat di Borgo Panigale ini bekerja  sama dengan Accenture Analytics meresmikan proyek ini pada  Mobile World Congress di Barcelona.
Walau terdengar canggih namun dasar dari ide itu adalah sederhana yaitu melengkapi Ducati Desmosedici dengan 100 sensor Internet of Thinks (IoT) dimana bertugas untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang data selama tes…kemudian digabungkan dengan data yang sudah di dapatkan selama tahun sebelumnya, dengan adanya  informasi ini akan sangat membantu sekali para insinyur untuk membuat simulasi dan evaluasi tentang bagaiamana perilaku dari motor diluar kondisi cuaca di lintasan.
Dan dibantu alat ini para teknisi dan pembuat mesin balap akan bisalebih optimal dalam membuat set-up  mesin buat pembalap mereka dengan berbagai jenis sirkuit dengan karakternya masing masing dengan menggunakan algoritma mesin learning system dengan semua data tadi.

“Untuk memastikan motor kami melaju pada batas puncak nya di semua kalender balap setiap musim, kita perlu menguji sebanyak mungkin konfigurasi dan skenario..Sejauh ini kami sudah memiliki hasil laboratorium yang sangat baik… Kemampuan untuk menggunakan data lama dan baru akan membantu kita untuk memilih pengaturan optimal untuk sepeda motor kita… Tes kami akan lebih pintar.”kata Gigi Dall’Igna

 

Hingga saat ini sudah ada sekitar 4.000 sektor sudah di jadikan acuan dan lebih dari 30 skenario sudah dianalisa… Sistem terbaru ini sudah  mengumpulkan kecepatan, putaran mesin, rem dan suhu ban…. dengan menggunakan aplikasi khusus info ini bisa diakses dan dijadikan simulasi.

Cara kerjanya adalah membuat simulasi dan memperkirakan  performa motor dengan berbagai pilihan kondisi cuaca dan sirkuit dengan menggunakan 100 sensor dan learning system…dimana dengan cara ini akan mengurangi waktu, biaya dan tenaga yang dibutuhkan dalam melakukan tes dibanding yang konvensional atau cara lama,  dengan sistim baru ini dipastikan akan menghasilkan sesuatu yang lebih menjanjikan.” Kata Marco Vernocchi dari perusahaan Accenture Analytics.

“Hasil utama dari solusi baru ini sangat menjanjikan… Mengumpulkan data dari sepeda motor dan dari balapan sebelumnya memungkinkan kita untuk menghitung banyak kemungkinan penyesuaian/pengaturan . Ini adalah sistem yang memungkinkan kita untuk memiliki sepeda motor yang lebih cerdas dan cepat, sehingga insinyur  memiliki visi yang nyata yang memungkinkan mereka untuk melakukan penyesuaian khusus untuk setiap kondisi, ” tambah Marcello Tamietti, yang bertanggung jawab di Connected Transport bagian Accenture Digital.

Namun sistem ini hanya dapat dipakai selama tes dan tidak dalam balapan, karena jumlah sensor yang dibatasi jumlahnya oleh regulasi dalam MotoGP, Namun cara ini sangat maju dan merupakan terobosan baru dan bisa jadi tim lain tidak akan tinggal diam dengan menerapkan cara serupa… atau mereka sudah terapkan namun rahasia..?

1 Comment

Leave a Reply