Kalau diluar negeri Motor Cacat di Recall.. Dimarih cuman di "Miscall"…

Kata yang benar sih “Missed Call” yang artinya di versi artikel RT adalah

  • Ketidak selarasan antara pelanggan dan produsen..
  • Maunya konsumen gini tapi pabrikan bilang “it’s fine” …tidak membahayakan keselamatan..(namun mengurangi kenyamanan…) 🙂
  • Keluhan konsumen tidak dihiraukan..di missed call berapa kali gak diangkat…

Keluhan konsumen ditanggapi dengan adem saja (walau tidak semua produsen begitu) disatu sisi konsumen sendiri kadang enggan dan malas untuk klaim karena memang perlu tenaga waktu dan biaya…
Atau karena motor murah sehingga bisa diperlakukan begono… Untuk kelas motor gede /moge dijamin dah perlindungan konsumennya…kan konsumennya orang tajir..takut dimeja hijaukan kalau di semena-menakan.. 😀

missed calls

Baca di artikel bro RA  http://rideralam.com/2014/06/08/cacat-suspensi-belakang-bmw-motorrad-recall-8000-unit-r1200rt-2014/  dimana keamanan konsumen di luar memang terjamin akan hak-haknya..dan bisa jadi lembaga yang melindungi konsumen lebih galak dibanding di negara kita…bukan membanding-bandingkan dengan negara maju…namun jika sesuatu itu positif dan membawa kebaikan..kenapa kacang..???

16 Comments

  1. di sana pemkot nye menegakkan hukum dengan tanpa intervensi pihak pembesar. jadi konsumen merasa dicurangi produsen bisa dapat duit banyak gara gara produsen lalai. nahhhhhh

  2. Kalo mobil saya, walaupun enggak ada complaint, pernah “recal diam2”. Waktu servis rutin, timing beltnya diganti baru (gratis, walaupun belum nyampe km penggantiannya) ama type yg bentuk giginya agak beda. Kata montirnya yg baru lebih silent (emang bener sih).

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*