Ergonomi Sebuah sepeda motor apa itu..???


Sepeda motor adalah alat transportasi roda dua yang sangat membantu sekali dalam mengefisienkan/mempersingkat jarak tempuh bagi manusia dalam beraktifitas sehari2, desain dalam pembuatannya dibuat senyaman mungkin sehingga memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pemakainya.

Sering kita lihat justru para pemodifikator menghilangkan fungsi2 kemudahan dan kenyamanan hanya untuk sebuah tampilan..dibuat seceper mungkin..ketika lewat polisi tidur motor “digendong” dulu… baru bisa lewat :mrgreen: … menggunakan spion kecil nan trendy tapi ketika mau lihat kejadian dibelakang harus berubah posisi duduk atau bahkan harus melihat kebelakang ala pebalap motoGP dan mengurangi konsentrasi waktu riding atau bahkan gak kelihatan sama sekali hanya “pelengkap” dari operasi pak polisi sajah 😀

Posisi footstep yang kurang “nyantai” ,jok tempat duduk,stang..juga masuk dalam faktor ergonomi sebuah motor… yah yang nyaman2 lah… Ergonomi sebuah motor semakin baik ditandai dengan semakin lamanya “waktu nyaman” biker kala riding.. berjam2 betah diatas motor gak gampang pegel :mrgreen:

Secara ringkas Ergonomi memiliki fungsi memberikan kemudahan biker kala riding.. tentu ergonomi motor komuter akan beda dengan motor balap jadi memang fungsi ergonomi akan beda sesuai peruntukannya(dari sisi efektifitasnya)

Ergonomi berasal dari dua kata bahasa Yunani: ergon dan nomos: ergon berarti kerja, dan nomos berarti aturan, kaidah, atau prinsip.
Pendapat lain diungkapkan oleh Sutalaksana (1979): ergonomi adalah ilmu atau kaidah yang mempelajari manusia sebagai komponen dari suatu sistem kerja mencakup karakteristik fisik maupun nirfisik, keterbatasan manusia, dan kemampuannya dalam rangka merancang suatu sistem yang efektif, aman, sehat, nyaman, dan efisien.

26 Comments

    • yah dikembalikan ke faktor “kemudahan”..berkurang apa tidak .. ?kalau bro merasa nyaman masih bagus… cuma kalau dibanding sebelumnya tidak lebih nyaman.. artinya cuma “berkurang”… tidak menghilangkan 🙂

  1. Pertamax sama 1 kan lain? hahaha..

    Ben gak oot.
    Ergonomi sebuah motor bisa nyaman/cocok/sesuai karena kebiasaan

  2. “menggunakan spion kecil nan trendy tapi ketika mau lihat kejadian dibelakang harus berubah posisi duduk atau bahkan harus melihat kebelakang ala pebalap motoGP dan mengurangi konsentrasi waktu riding atau bahkan gak kelihatan sama sekali hanya “pelengkap” dari operasi pak polisi sajah”
    Rata-rata sih spion gak fungsi sama sekali.
    Note: kalopun standar, masih perlu nengok ketika mau belok, untuk ngecek blindspot.
    Story: Saya pernah serempetan dengan motor lain saat mau belok kanan di perempatan. Padahal sudah nyalakan lampu sign, posisi sudah di tengah jalan menjelang tikungan, sudah ngintip spion kanan standar, ternyata blindspot!! Roda depan motornya sudah persis di sebelah saya!! (Ckckck, udah minta jalan untuk belok kanan, masih dipotong dari kanan juga!!)
    Walhasil setang senggolan,, mana ane bonceng anak istri pula!! Refleks saat itu langsung meremas setang lebih kuat takut jatoh, dan meluruskan arah motor,, sambil deg2an.. Untung gak sampe jatuh,, dia masih sadar diri untuk ngerem dan mundur pindah dari lajur belok saya.

    • yah yg standart saja masih ada blind spot apalagi yg kecil bro 🙂
      saya kurang sependapat kalau rata2 spion gak berfungsi sama sekali… 😀
      saya juga biker loh. 😆

Leave a Reply