Home MotoGP Pecco Bagnaia Gagal Finis di Kandang Sendiri dan Turun Peringkat di Klasemen:...

    Pecco Bagnaia Gagal Finis di Kandang Sendiri dan Turun Peringkat di Klasemen: Saya Sudah Berusaha!

    Pecco Bagnaia - Crash San Marino 2026
    Pecco Bagnaia - Crash

    RiderTua.com – Tak terbayangkan apa yang dirasakan Pecco Bagnaia saat ini. Seharusnya rider Ducati Lenovo itu bisa meraih hasil yang sangat memuaskan pada balapan kandangnya di Misano, mengingat rumahnya di Pesaro tak jauh dari sirkuit ini dan dia juga sering berlatih disini bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam VR46 Riders Academy.

    Tapi bak peribahasa ‘jauh panggang dari api’, Pecco justru menderita di Misano. Setelah gagal menembus Q2 pada hari Jumat, hanya mampu mengamankan posisi ke-14 di grid start pada sesi kualifikasi, dan finis di posisi ke-13 tanpa poin dalam Sprint race, akhir pekan juara dunia 3 kali itu semakin buruk. Balapan Pecco di hari Minggu berakhir di lap ke-6 dari total 27 lap saat dia tergelincir keluar lintasan di Tikungan 2. Ini merupakan crashnya yang ke-11 musim ini.

    Pecco Bagnaia Gagal Finis di Kandang Sendiri dan Turun Peringkat di Klasemen: Saya Sudah Berusaha!

    Pecco Bagnaia Sad
    Pecco Bagnaia

    Francesco Bagnaia mengatakan, “Saya sudah berusaha! Start saya lebih baik dibandingkan saat Sprint. Setelah Franky (Franco Morbidelli) menjalani long lap penalti, saya mencoba untuk terus menempel Diggia (Fabio Di Giannantonio). Saya berusaha lebih cepat saat keluar dari Tikungan 2. Sayangnya, hasilnya malah crash. Untungnya, crashnya tidak parah. Sangat disayangkan, sama seperti keseluruhan akhir pekan ini.”

    “Memang begitulah kenyataannya. Saat ini kami sedang berada dalam situasi sulit dan harus terus mencari solusi. Situasinya masih sama, saya sama sekali tidak mendapatkan feel yang pas dengan motor ini. Hari ini saya sempat ngobrol dengan pembalap lain, dan mereka membenarkan apa yang sudah kita ketahui. Lintasan di sini memiliki grip yang tinggi, namun anehnya saya sama sekali tidak merasakannya,” imbuh rider berusia 29 tahun itu.

    Kini, Pecco menaruh harapan besar pada seri berikutnya di GP Austria yang digelar akhir pekan ini. “Saya tetap menantikan balapan di Red Bull Ring. Saya memiliki kenangan indah di lintasan itu dan karakteristik sirkuitnya biasanya sangat cocok dengan gaya balap saya. Kami sedang bekerja keras untuk memastikan saya bisa mendapatkan kembali feel yang saya butuhkan di sana,” pungkas murid Valentino Rossi itu tetap bersemangat.

    Pecco Bagnaia , Francesco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Karena gagal mencetak poin, peringkat Pecco di klasemen digeser oleh Alex Marquez yang tampil impresif di Misano. Kini dia turun ke peringkat 9 dengan perolehan 143 poin atau terpaut 10 poin dari Alex yang naik ke peringkat 8 setelah mengumpulkan 25 poin dari Misano (finis ke-5 dalam sprint dan ke-2 dalam race utama).

    Berbanding terbalik dengan situasi Pecco yang dirundung kesedihan dan kesulitan, suasana di garasi Ducati sangat meriah. Berkat double finis 1-2 Marc Marquez dan Alex Marquez yang dijuluki sebagai ‘Desmo Brothers’, Ducati berhasil mengkudeta Aprilia dari puncak klasemen. Kini pabrikan asal Borgo Panigale itu unggul amat tipis 2 poin dari tetangganya itu. Sementara itu, Marc Marquez juga berhasil mengambil alih puncak klasemen pembalap dari Jorge Martin yang hanya finis di posisi ke-5 dalam race hari Minggu di Misano.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini