RiderTua.com – Alex Marquez harus start dari posisi ke-9 setelah dua kali terjatuh di sesi Q2 di MotoGP Misano. Rider Gresini Ducati itu sadar peluangnya sangat tipis untuk meraih podium dan hasil sprint race (finis ke-5) mengonfirmasi keyakinannya itu. Namun dalam race hari Minggu, Alex tampil luar biasa. Di lap pertama, dia sudah maju di posisi ke-5. Satu lap kemudian, dia menyalip rekan setimnya Fermin Aldeguer. Dan di lap ke-4, rider berusia 30 tahun itu berhasil menyalip Pedro Acosta yang juga tampil sangat kuat di Misano.
Setelah berhasil menyalip Jorge Martin, Alex mengincar kemenangan usai mencatatkan time lap tercepat dalam balapan. Meskipun dia berhasil memangkas gap hingga tersisa 0,6 detik, namun dia tak mampu melancarkan serangan terhadap kakaknya Marc Marquez hingga garis finis.
Alex Marquez Persembahkan Podium San Marino untuk Marco Simoncelli

Alex Marquez mengatakan, “Usai kualifikasi, saya cukup yakin tidak punya peluang untuk naik podium. Saya pikir, finis di posisi ke-4 hingga ke-6 adalah target yang realistis. Namun feel dan kecepatan motor sudah terasa bagus sejak sesi warm up. Saya merasakan hal yang sama saat balapan dimulai. Setelah start yang kuat, saya punya semua yang dibutuhkan untuk menyerang. Jadi saya terus menekan sepanjang balapan.”
“Saya mampu memacu motor dengan kencang dalam waktu lama, dan catatan waktu saya tetap sangat cepat hingga akhir. Namun sangat sulit untuk benar-benar menyerang Marc. Cara dia membalap di sektor terakhir sungguh luar biasa. Meski begitu, saya sangat senang dengan hasil akhirnya dan bisa memberikan penghormatan melalui livery spesial ini. Podium ini saya persembahkan untuk Marco Simoncelli. Ini adalah hari yang sangat emosional bagi seluruh tim Gresini dan sepertinya livery itu memberi saya kekuatan tambahan,” imbuhnya sambil tersenyum.
Soal performa kakaknya Marc, sambil tertawa Alex mengatakan, “Menurut saya, Marc membalap dengan 99 persen kemampuannya. Bahkan dia terlihat sedikit mempermainkan saya. Jika saya sedikit mengendurkan kecepatan, dia pun ikut melakukannya. Namun setiap kali saya memacu motor lebih keras, dia kembali meningkatkan kecepatannya.”

Berkat kemenangan Marc Marquez, finis ke-2 Alex Marquez, finis ke-4 Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio yang finis ke-7 Ducati berhasil mengkudeta Aprilia dari puncak klasemen konstruktor unggul amat tipis hanya 2 poin dari pabrikan asal Noale itu. Selain itu, usai balapan di Misano Marc Marquez juga memimpin klasemen pembalap untuk pertama kalinya musim ini. Sementara itu, Alex masih bertahan di peringkat 8 dengan perolehan 153 poin dalam klasemen.












