RiderTua.com – Di pasar India, Bajaj Pulsar 125 dan TVS Raider 125 sama-sama merupakan motor naked 125cc yang ditujukan untuk penggunaan harian, terutama di perkotaan. Menawarkan desain sporty, transmisi manual 5-speed, serta dimensi yang tetap praktis untuk lalu lintas padat.
Pulsar 125 membawa karakter khas keluarga Pulsar dengan bodi berotot dan tampilan yang lebih dewasa, sedangkan Raider 125 tampil lebih ringan, agresif, dan modern dengan pendekatan yang lebih kuat pada teknologi. Keduanya juga menawarkan fitur yang semakin lengkap di kelasnya, tetapi filosofi masing-masing cukup berbeda.
▶Daftar Isi
Bajaj Pulsar 125: Lebih Berotot dan Kini Lebih Modern

Bajaj Pulsar 125 menggunakan mesin 1 silinder 124,38cc 2-klep pendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar. Menghasilkan tenaga 12 hp pada 8.500 rpm serta torsi jadi 11,4 Nm pada 6.500 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan. Model terbaru 2027 mendapat mesin dan gearbox baru dengan karakter yang tetap mempertahankan orientasi sporty khas Pulsar.
Desain Pulsar 125 mempertahankan identitas khas Pulsar melalui tangki berotot, lampu depan bergaya Wolf-Eye, panel bodi yang lebih tajam, serta buritan yang kompak. Model terbaru juga memiliki lampu LED dan proporsi yang lebih modern, sementara posisi duduk tetap cukup tegak sehingga tidak terlalu melelahkan untuk penggunaan sehari-hari dengan tinggi jok 795 mm

Pembaruan terbesar berada pada chassis. Pulsar 125 kini menggunakan rangka diamond dengan mesin sebagai bagian dari elemen kekakuan, serta monoshock di belakang yang bisa disetel, menggantikan twin-shock generasi sebelumnya. Bobot model baru turun menjadi 131 kg menurut laporan spesifikasi terbaru, sementara ground clearance mencapai 184 mm dan tangki bahan bakarnya 11 liter. Roda tetap 17 inci, dengan rem cakram depan dan tromol belakang pada konfigurasi umumnya.
Fitur Pulsar 125 terbaru mencakup lampu full LED, 3 mode berkendara (Road, Rain, dan Sport), Crawl Tech untuk membantu di kemacetan, Idle Stop & Go (ISG), serta panel TFT 5 inci dengan Google Maps mirroring, navigasi, notifikasi panggilan dan pesan, dan penyimpanan dokumen kendaraan pada varian atas. Bajaj meluncurkannya di India dengan harga mulai dari 92.990 – 104.318 Rupee (sekitar Rp 17 – 19,1 jutaan).
TVS Raider 125: Lebih Ringan dan Kaya Teknologi

TVS Raider 125 menggunakan mesin 1 silinder 124,8cc 3-klep pendingin udara dan oli dengan fuel injection. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 11,2 hp pada 7.500 rpm dan torsi 11,2 Nm atau 11,75 Nm (dengan iGO Assist) pada 6.000 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan, dengan karakter yang lebih mengutamakan respons dan akselerasi di penggunaan kota.
Desain Raider 125 terasa lebih futuristis dan agresif dengan tangki bahan bakar berotot, lampu depan LED bergaya khas, bodi ramping, dan buritan yang tinggi. Ergonominya relatif santai untuk sebuah motor bergaya sporty, tetapi bentuk setang dan posisi kaki tetap memberikan kesan lebih aktif daripada motor komuter konvensional. Keseluruhan desainnya dibuat untuk menarik pengendara muda yang menginginkan motor harian dengan tampilan mendekati street bike performa.

Keunggulan Raider berada pada bobotnya yang lebih ringan, yakni sekitar 123–125 kg tergantung varian, dengan wheelbase 1.326 mm, ground clearance 180 mm, dan tangki 10 liter. Suspensi depan teleskopik, sementara belakang monoshock dengan 5 level setelan. Varian tertinggi memakai cakram 240 mm depan dan cakram 200 mm belakang dengan single-channel ABS atau keduanya tromol, sedangkan roda berukuran 17 inci.
Raider 125 memiliki perlengkapan yang sangat lengkap untuk kelas 125cc, terutama pada varian TFT DD yang mendapatkan panel TFT 5 inci, SmartXonnect dengan lebih dari 99 fitur konektivitas, navigasi dengan voice assist, call management, ride modes, Glide Through Technology, Follow Me Headlamp, iGO Assist, serta dual-disc brake dengan ABS. Harga Raider 125 bervariasi menurut varian, ia dijual mulai 83.910 – 100.570 Rupee (sekitar Rp 15,4 – 18,5 jutaan).
| Aspek | Bajaj Pulsar 125 2027 | TVS Raider 125 |
|---|---|---|
| Mesin | 1 silinder 124,38cc 2-klep pendingin udara | 1 silinder 124,8cc 3-klep pendingin udara dan oli |
| Transmisi | Manual 5-percepatan | Manual 5-percepatan |
| Tenaga | 12 hp pada 8.500 rpm | 11,2 hp pada 7.500 rpm |
| Torsi | 11,4 Nm pada 6.500 rpm | 11,2 Nm atau 11,75 Nm (iGO Assist) pada 6.000 rpm |
| Suspensi Depan | Teleskopik | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Monoshock, dapat disetel | Monoshock, 5 level setelan |
| Roda | 17 inci | 17 inci |
| Rem | Cakram 260 mm depan & Tromol 130 mm belakang | Cakram 240 mm depan & Cakram 200 mm belakang, varian tertentu menggunakan tromol |
| Bobot | 131 kg | 123–125 kg |
| Tangki | 11 liter | 10 liter |
| Wheelbase | 1.320 mm | 1.326 mm |
| Ground Clearance | 184 mm | 180 mm |
| Fitur | Full LED, panel TFT 5 inci, Google Maps mirroring, navigasi, notifikasi panggilan dan pesan, 3 mode berkendara (Road, Rain, Sport), Crawl Tech, Idle Stop & Go, USB Type-C, lampu hazard, starter lebih halus, konektivitas ponsel, CBS | TFT 5 inci pada varian TFT DD, SmartXonnect dengan lebih dari 99 fitur konektivitas, navigasi voice assist, call management, ride modes, Glide Through Technology, Follow Me Headlamp, iGO Assist, dual-disc brake dengan ABS pada varian tertinggi |
| Harga | 92.990–104.318 Rupee atau sekitar Rp 17–19,1 jutaan | 83.910–100.570 Rupee atau sekitar Rp 15,4–18,5 jutaan |












