RiderTua.com – Bagi Franco Morbidelli dan juga sebagaian besar pembalap MotoGP asal Italia, balapan di Misano selalu menjadi balapan akhir pekan yang spesial. Sayangnya ini akan menjadi balapan MotoGP kandang terakhirnya, mengingat tahun depan rider VR46 Ducati itu akan pindah ke Superbike. Franky mengaku tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan saat tahu kontraknya tidak diperpanjang tahun depan.
“Fakta bahwa ini akan menjadi balapan MotoGP terakhir saya di sini membuatnya terasa lebih istimewa. Selama bertahun-tahun, saya belajar untuk menepis rasa takut. Saat debut pada 2018, saya takut harus meninggalkan MotoGP. Ketika hasil bagus tak kunjung datang terutama pada tahun pertama, rasa cemas mulai muncul,” ungkap rider asal Roma Italia itu.
Franco Morbidelli: Balapan MotoGP Terakhir Saya di Misano

Franco Morbidelli menyelesaikan musim pertamanya di MotoGP hanya di peringkat 15 dalam klasemen, tapi dia berhasil menyabet gelar sebagai Rookie of the Year. Meski debutnya penuh tekanan, namun dia tidak menganggapnya sebagai periode tersulit dalam 9 tahun karirnya di MotoGP.
“Tahun 2022 memang berat, tapi tahun ini mungkin juga demikian,” ungkapnya merujuk pada musim keduanya di tim pabrikan Yamaha saat dia merampungkan musim di peringkat 19 dalam klasemen yang sangat mengecewakan. Dan musim ini, Morbidelli menempati posisi ke-16 dalam klasemen tertinggal 155 poin dari rekan setimnya Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 4.

Saat Franky ditanya, kapan tepatnya dia tahu bahwa karier MotoGP-nya akan segera berakhir? “Saat tim memberi tahu saya. Saat ini, saya fokus untuk menghadapi balapan akhir pekan di Misano. Hal-hal lainnya akan dijalani selangkah demi selangkah,” pungkas rider berusia 30 tahun itu, yang tahun depan akan bergabung di tim Aruba.it Ducati menggantikan kursi yang ditinggalkan Nicolo Bulega yang tahun depan akan menggantikannya di tim VR46 Ducati.












