RiderTua.com – Pedro Acosta hanya menempati posisi ke-8 dalam sesi warm-up Minggu pagi di MotoGP Misano. Rider Red Bull KTM itu jelas kecewa dengan hasil itu, yang menurutnya masih jauh dari kata bagus. “Usai sesi warm up saya sangat kesal. Setelah itu, saya menyemangati semua orang di tim dan berkata kepada bos Pit Beirer, ‘kalau kalian menyiapkan motor sesuai kebutuhan saya, kita bisa meraih hasil bagus’,” ungkap rider berjuluk Hiu Mazarron itu.
Kata-kata motivasi Acosta tersebut berhasil. Start dari posisi ke-7 di grid, rider berusia 22 tahun itu langsung gas pol dan berhasil maju ke posisi 4 pada akhir lap pertama di race utama hari Minggu. Di lap ke-2 dan 3, dia terlibat duel sengit melawan Alex Marquez dan Acosta kalah dalam pertarungan tersebut. Dengan memanfaatkan slipstream Alex, Acosta berhasil mendekati Jorge Martin lalu menyalipnya di pertengahan balapan. Manuver ini mengantarkannya ke posisi 3, yang berhasil dia pertahankan hingga garis finis. Acosta kalah 1,6 detik dari Alex Marquez yang finis ke-2 dan tertinggal 2,3 detik di belakang pemenang Marc Marquez.
Kata-kata Motivasi Pedro Acosta ke Timnya Membuahkan Podium

Hasil ini sangat mengesankan, mengingat Pedro Acosta tidak pernah finis lebih baik dari posisi ke-6 di setiap sesi sepanjang balapan akhir pekan di Misano. “”Motivasi tak pernah berkuurang,” tegasnya.
Berbeda dengan sesi-sesi sebelumnya, pada race hari Minggu Acosta benar-benar terlihat menyatu dengan motornya. Bahkan dia sempat mencatat lap tercepat kedua dalam balapan, lebih cepat daripada Marc Marquez maupun Alex Marquez yang finis di depannya.
“Saya cepat, motornya juga cepat. Kecepatan kami masih kurang di tikungan-tikungan cepat. Tetapi kami harus puas dengan hasil ini, karena kami berhasil membalikkan keadaan sepanjang akhir pekan,” pungkas pembalap yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo itu.

Dengan tambahan 20 poin (16+4) dimana Acosta finis ke-6 dalam sprint race hari Sabtu, kini dia mengumpulkan 209 poin dan naik ke peringkat 5 dalam klasemen. Dia berhasil menggeser Ai Ogura yang absen dalam 2 seri karena cedera dan hanya tertinggal 14 poin dari Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 4.












