RiderTua.com – Usai pensiun pada 2020, Cal Crutchlow kembali ke trek balap untuk menggantikan Johann Zarco (tim LCR Honda) yang cedera dalam 6 seri atau mulai GP Mugello hingga Silverstone. Meski gagal mencetak poin, namun setelah pensiun selama 6 tahun apalagi juga baru saja pulih dari cedera, performa Crutchlow bisa dibilang sangat bagus.
Crutchlow menyoroti performa kuat Ai Ogura. Pembalap tim Trackhouse Aprilia tersebut membukukan performa gemilang dengan meraih 5 podium dalam 6 balapan, termasuk kemenangan di TT Belanda sebelum libur musim panas. Saat itu, juara dunia Moto2 2024 itu sempat berada di peringkat 2 dalam klasemen. Namun sayangnya, peringkatnya merosot usai mengalami crash di Silverstone dan kemudian juga absen di GP Aragon karena cedera saat latihan di Jepang.
Cal Crutchlow: Ai Ogura Mirip dengan Dani Pedrosa

Cal Crutchlow melihat ada kemiripan antara Ai Ogura dengan Dani Pedrosa. “Jika saya ditanya soal siapa pembalap favorit saya setelah Marc Marquez, saya akan memilih Ai Ogura sebelum dia cedera. Saya menyukainya, juga gaya balapnya. Satu-satunya kekurangannya adalah dia ‘lambat panas’ dalam balapan. Dan saya juga tahu alasannya, ini sangat mirip dengan Dani Pedrosa yaitu soal berat badannya,” jelas rider berusia 40 tahun itu.
Saat masih aktif membalap, berat badan Pedrosa hanya mencapai 51 kg. Bobot tubuh yang sangat ringan tersebut, terkadang membuatnya kesulitan saat memanaskan suhu ban menjadi optimal. Dengan berat 60 kg, Ogura dan Diogo Moreira (tim LCR Honda) tercatat sebagai pembalap paling ringan di grid MotoGP saat ini.

Crutchlow menjelaskan, “Ai tidak membuat ban bekerja optimal seperti pembalap lain pada tahap-tahap awal balapan. Lalu di akhir balapan, dia sangat menjaga kondisi ban. Sehingga performa bannya jauh lebih baik dibandingkan pembalap lain. Jadi, dia butuh waktu lebih lama untuk membuat ban mencapai suhu kerja optimal, dan itulah sebabnya dia tidak bisa langsung gas pol secara maksimal di awal balapan.”
“Dalam balapan dengan suhu lebih panas, performanya jauh lebih baik karena dia bisa langsung gas pol dengan maksimal. Namun di sirkuit seperti Phillip Island, situasinya mungkin akan sulit baginya, begitu pula dalam kondisi hujan,” imbuh rider asal Inggris itu.
Usai balapan di Aragon, Ogura turun ke peringkat 5 dalam klasemen, tertinggal 53 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin dan unggul 17 poin dari rekan setimnya Raul Fernandez yang berada di peringkat 7. Tahun depan rider asal Jepang itu akan pindah ke tim pabrikan Yamaha dan menjadi rekan setim baru Martin. Diharapkan, Ogura pulih dan bisa kembali tampil pada balapan berikutnya di Misano (11-13 September) mendatang.













