RiderTua.com – Hasil balapan akhir pekan di Misano mirip alias plek ketiplek seperti di Aragon kemarin. Marc Marquez memenangkan Sprint Race dan Grand Prix, sementara Marco Bezzecchi (Aprilia) yang meraih pole position. Berbeda dengan sprint hari Sabtu dimana Marquez langsung merebut posisi terdepan dari Bezzecchi di tikungan pertama,Β dalam race hari Minggu rider Aprilia itu berhasil mempertahankan posisi terdepan dengan manuver agresif di tikungan 1 dan 4. Barulah pada tikungan 12 disaat roda depan Bezzecchi selip lalu terjatuh dan tergelincir ke gravel, Marquez mengambil alih sebagai pemimpin balapan.
Di lap ke-7, Marquez dikejutkan dengan manuver agresif Jorge Martin yang menyalipnya di tikungan 4. Bahkan Martinator sempat membangun gap yang cukup besar. Di saat Martin mulai kendor, rider Ducati Lenovo itu terus menempel ketat dan di lap ke-12 Marquez pun berhasil merebut kembali posisi terdepan di tikungan 4. Selanjutnya, pembalap Aprilia itu tidak mampu mempertahankan persaingan dan terus merosot hingga ke posisi 5. Kini rival terdekat Marquez tak lain adalah adiknya Alex yang tampil impresif sejak awal.
Marc Marquez Memimpin Klasemen MotoGP: Rasanya Seperti Mimpi

Duel kakak beradik itu berjalan cukup seru. Bahkan Alex Marquez yang start dari posisi ke-9, berhasil memangkas gap hingga kurang dari 0,3 detik pada lap-lap terakhir. Namun Marc Marquez tetap tenang dan terus berusaha mengendalikan balapan. Dia tidak sedikitpun memberi peluang adiknya itu untuk menyerangnya. Di garis finis, Marc menang dengan selisih 0,657 detik dari Alex.
Bagi Marc Marquez, ini merupakan kemenangan MotoGP ke-78 dan kemenangan Grand Prix ke-104 secara keseluruhan. Selain itu, ini juga merupakan kemenangan MotoGP ke-7nya di Misano dan ke-9 di semua kelas balap. Di antara semua sirkuit yang arah balapnya searah jarum jam, Misano adalah trek tersuksesnya.
Dengan meraih poin sempurna 37 poin, kini Marquez mengumpulkan poin yang sama dengan Martin yakni 274 poin. Namun karena jumlah kemenangan Marquez lebih banyak ketimbang Martin, maka juara dunia MotoGP 7 kali itulah yang berhak memimpin klasemen. Sulit dipercaya, usai balapan di Mugello akhir Mei lalu padahal dia masih tertinggal 102 poin!

“Rasanya seperti mimpi. Kita tidak boleh menyerah. Saya akan terus memacu motor hingga akhir. Ini belum usai, perjuangan belum berakhir. Setelah kesalahan Bezzecchi, saya merasa terlalu aman, lalu Martin menyerang saya. Setelah itu, saya kembali percaya diri dan menjaga ritme saya,” ujar Baby Alien.
Soal crash yang dialami Bezzecchi yang notabene dangat dijagokan di Misano, Marquez mengatakan, “Kami membalap hingga batas kemampuan, kesalahan kecil saja bisa membuat kami kehilangan banyak poin,” pungkas Marquez yang tahun depan akan punya rekan setim baru dengan Pedro Acosta.












