RiderTua.com – Alberto Puig mengaku bahwa musim ini RC213V belum mampu untuk menempatkan Honda sejajar dengan para rival dalam perebutan podium. Padahal tahun lalu, Honda berhasil memenangkan GP Prancis berkat Johann Zarco dan beberapa podium lain (Zarco 1 podium dan Joan Mir 2 podium). Tahun ini Mir sempat naik podium di GP Catalunya namun sayangnya podium tersebut dianulir karena dia kena penalti tekanan ban.
Puig ingin Honda meningkatkan performanya musim ini atau setidaknya mengulang keberhasilan yang sama. Namun sejauh ini pabrikan berlogo sayap emas itu gagal memenuhi ekspektasi tersebut. Setelah 11 seri pertama, Honda mengumpulkan 109 poin atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu di periode yang sama yakni 141 poin.
Alberto Puig Akui Honda Gagal di Musim 2026

Alberto Puig mengatakan, “Saya rasa kami hanya mampu mempertahankan level yang kami tunjukkan di fase akhir musim lalu. Kami membuat sedikit kemajuan pada motor, hanya beberapa peningkatan saja. Dalam hal hasil, tidak begitu banyak. Kami mendapatkan podium di Barcelona, ββββtetapi kami mengharapkan hasil yang lebih baik. Saya rasa, rata-rata kami sedikit lebih konsisten ketimbang tahun lalu.”
“Kami fokus pada pengembangan motor untuk tahun depan. Motor kami sedikit meningkat, tetapi mungkin belum cukup untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Namun saya yakin pekerjaan yang kami lakukan musim ini tidak akan sia-sia. Apa yang telah kami lakukan dan terapkan pada motor saat ini, akan membantu kami tahun depan,” imbuh bos asal Spanyol itu.
Puig memperkirakan bahwa Honda tidak akan mengalami perubahan besar di paruh kedua musim 2026, karena para insinyur sudah fokus mengerjakan motor 850cc untuk 2027. “Ini tidak mudah, semua pabrikan juga fokus pada motor baru. Oleh karena itu, targetnya adalah untuk memaksimalkan material yang sudah kami miliki dan terus menyempurnakan detail kecil selama setiap balapan akhir pekan. Pada dasarnya, kita harus mencoba menjalani balapan akhir pekan yang baik dan menemukan set-up yang baik. Meski begitu masih ada beberapa hal kecil yang dapat kita tingkatkan,” jelas mantan pembalap berusia 59 tahun itu.

Namun Puig mengaku tak patah arang. “Ada banyak balapan yang masih tersisa dan kami berharap dapat meningkatkan hasil kami. Prioritas kami adalah memaksimalkan potensi RC213V. Kami harus fokus pada apa yang kita miliki, tampil sebaik mungkin, dan melihat apakah kita mampu mencapai beberapa hasil yang baik,” pungkasnya.
Memasuki paruh kedua musim 2026, Luca Marini menjadi pembalap Honda terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 10 dengan perolehan 76 poin atau unggul 31 poin atas rookie tim LCR Honda Diogo Moreira yang berada di peringkat 15. Sementara Zarco menempati peringkat 17 dengan 34 poin. Menariknya, rider asal Prancis yang absen lama karena cedera (crash di Catalunya) itu bahkan jauh lebih baik dibandingkan Joan Mir yang hanya mencetak 26 poin dan berada di peringkat 18.












