RiderTua.com – Elektrifikasi mobil yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir sudah membuat produsen mau ikut-ikutan membawa model serupa. Termasuk merek asal Jepang ini yang sudah berencana membawa 13 model baru hingga tahun 2030, dan beberapa diantaranya berupa model hybrid dan PHEV.
Mobil HEV dan PHEV Bakal Ditambah Hingga 2030
Mitsubishi belakangan ini tidak meluncurkan banyak model anyar di Indonesia, kalaupun ada itupun baru satu model berupa SUV 7-seater Destinator. Meski begitu, modelnya laris manis terjual di pasarnya sejak diluncurkan tahun lalu dan menjadi salah satu penyumbang penjualannya. Memang modelnya belum selaris Xpander, tapi setidaknya ini cukup untuk membantu penjualan mobilnya yang selalu dibantu oleh model entry level tersebut.

Mungkin ada yang mengira Mitsubishi sudah kekurangan model untuk dijual di pasar roda empat, tapi nyatanya mereka menyiapkan lebih banyak model baru lainnya. Bahkan sudah ada 13 model yang disiapkan untuk diluncurkan hingga tahun 2030 mendatang, dan ini merupakan strategi di pasar global. Pengembangan mobil anyar ini bakal ditangani oleh tim Off-Road Product Group dan ASEAN Product Group agar menghasilkan produk yang begitu beragam.
Artinya jelas kalau beberapa diantaranya bakal dijual di Indonesia, walau terkadang tidak semua modelnya bisa dihadirkan disini. Mereka harus melakukan studi pasar yang akand dituju sebelum meluncurkan mobil barunya, dan kebanyakan mereka menyasar pasar SUV atau MPV. Untuk segmen lainnya seperti pikap double cabin mungkin membutuhkan waktu lama, mengingat persaingan di segmen ini yang lumayan ketat dan Triton selalu kalah laris dari rivalnya.

HEV dan PHEV
Dari 13 model baru yang disiapkannya, 10 diantara berupa model hybrid dan PHEV, masing-masing mendapat lima model, tapi tidak dirinci model apa saja yang bakal mendapat varian ini. Kalau dilihat, sepertinya Mitsubishi tidak menyiapkan mobil listrik murni, entah karena mereka melihat pasarnya yang tidak terlalu menguntungkan atau karena alasan lainnya. Seperti banyaknya merek mobil China yang meramaikan pasar mobil listrik dengan lini produknya yang beragam, dan tidak sedikit ada yang dibanderol terjangkau.
Jelas mereka nggak bisa begitu saja menjual model BEV-nya kalau harganya masih terlalu mahal, jadi mereka memilih main di pasar HEV dan PHEV. Melihat dari lini mobil yang dijualnya, Xforce dan Xpander HEV sejauh ini menjadi model yang dijual di Asia Tenggara dan keduanya sudah dihadirkan di Thailand. Namun dalam waktu dekat salah satu diantaranya bakal dijual di Indonesia, meskipun belum ada kepastian dari kabar lainnya.

Ekspansi Pasar SUV Barunya
Selama empat tahun ini, Mitsubishi bakal menghadirkan Destinator dan Xforce di negara lainnya agar jaringan penjualannya bisa lebih luas lagi. Terlebih untuk model seperti Destinator, dimana modelnya laris manis di Indonesia, dan mereka bakal membawanya ke negara tetangga seperti Filipina dan Vietnam. Setelahnya, ekspornya disiapkan dan modelnya bakal dikirim ke 70 negara di seluruh dunia.
Untuk Xforce, merek berlogo tiga berlian ini akan membawanya ke Malaysia dan Taiwan, mengingat kedua negara ini belum kebagian model compact SUV tersebut. Seperti Destinator, nantinya Xforce juga akan disebar di pasar global agar penjualannya ditingkatkan lebih jauh dari sebelumnya. Apalagi meningat modelnya yang terbatas dijual di Indonesia sampai Thailand, dan model ini sudah mendapat versi HEV-nya sekitar tahun lalu.

Soal mobil baru, Pajero generasi terbaru disebut menjadi model yang diandalkannya di pasar global, dan akan diluncurkan sekitar tahun ini. Teaser-nya sudah disebar beberapa bulan lalu, memang hanya lampu depannya yang kelihatan jelas tapi desain bodi mobilnya sudah memberikan kesan gagah nan sporty. Belum jelas apa modelnya bisa dijual di Indonesia, sementara Pajero Sport dihadirkan sebagai penggantinya Pajero.
Kalau dilihat, Pajero Sport memang butuh penyegaran, atau paling tidak dirombak total seperti Triton. Bahkan setelah dijual nyaris satu dekade, Xpander masih bertahan sebagai model generasi pertama.






