RiderTua.com – Untuk pertama kalinya musim ini, Fabio Quartararo gagal mencapai garis finis pada race utama hari Minggu di Balaton Park. Usai terjadi insiden di tikungan pertama, rider pabrikan Yamaha itu tiba-tiba berada di posisi ke-6. Tapi setelah itu, dia justru kesulitan dengan ‘masalah teknis’ pada M1-nya. Namun dengan cepat dia keluar dari 10 besar karena kesulitan mengendalikan motor saat pengereman.
Apesnya lagi, Quartararo kemudian dijatuhi dua kali long lap penalti berturut-turut karena beberapa kali memotong chicane di tikungan 10. Usai menjalani hukuman tersebut, jelas posisinya semakin merosot. Dan empat lap sebelum balapan berakhir, juara dunia MotoGP 2021 itu masuk pit karena disinyalir motornya mengalami masalah teknis.
Fabio Quartararo DNF: Tak Ada Hal Positif yang Bisa Diambil di GP Hungaria, Semuanya Terasa Salah!

Fabio Quartararo menjelaskan, “Setelah apa yang terjadi di Tikungan 1, saya berada tepat di belakang Jack Miller dan sebenarnya posisi saya tidak buruk. Tapi saya langsung merasakan ada yang salah. Saya kehilangan posisi saat pengereman, beberapa kali melebar, dan bahkan masuk ke area gravel. Jadi, saya memutuskan untuk berhenti balapan dan mencari tahu apa yang terjadi. Tim sedang menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Dan ya, masalah teknis.”
Apa yang dirasakannya? “Semua terasa salah. Tidak di satu bagian saja, tapi dimana-mana. Pengereman adalah masalah saya paling besar. Feel paling buruk ada di bagian belakang motor, jadi itulah mengapa kami sedang menyelidiki masalah ini,” jawab El Diablo.
Namun apa yang diklaim Quartararo bertolak belakang dengan yang ditemukan Massimo Meregalli. Menurut manajer tim Yamaha itu masalahnya bukan pada hal teknis namunΒ pada ban belakang medium yang tidak cocok dengan V4. 3 pembalap Yamaha seperti Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu memilih ban belakang soft kecuali Quartararo yang lebih memilih ban medium. Seperti yang diketahui, kebanyakan pembalap memilih ban medium untuk balapan 26 lap di Balaton Park kecuali Pedro Acosta (KTM).

“Kami memperkirakan bahwa sensasi yang dirasakan Quartararo mungkin disebabkan oleh ban belakang medium yang karena kondisi dan keadaan lintasan hari ini, tidak cocok dengan motor kami. Hal itu menyebabkan dia mendapat dua long lap penalti dan akhirnya berujung pada keputusan untuk mundur dari balapan,” jelas Maio.
Miller berhasil finis di posisi ke-8 sekaligus menjadi pembalap Yamaha terbaik, Toprak finis ke-11, dan Alex Rins ke-13. Tiga pembalap Yamaha yang lain berhasil mencetak poin, sementara Quartararo gagal mendapatkan poin untuk kedua kalinya berturut-turut.
Apakah ada hal positif yang bisa diambil dari balapan di Hungaria? “Tidak, tidak. Kami tidak mengambil hal positif apa pun,” pungkas rider asal Prancis berusia 27 tahun itu, yang saat ini berada di peringkat 15 dengan perolehan 37 poin dalam klasemen.







