RiderTua.com – Pecco Bagnaia bakal gabung sama Marco Bezzecchi buat ngebentuk tim pabrikan Aprilia mulai 2027 nanti. Sterlacchini pun ngemuji peran gede CEO Aprilia, Massimo Rivola, yang berhasil meyakinkan juara dunia MotoGP dua kali itu soal proyek Aprilia… Fabiano Sterlacchini juga mengaku cukup puas dengan berjalannya paruh pertama musim 2026. Saat ini Aprilia menjadi pemimpin klasemen konstruktor dengan mengumpulkan 330 poin atau unggul amat tipis 11 poin atas Ducati.
“Ini merupakan paruh pertama musim yang luar biasa. Performa kami meningkat secara signifikan sejak fase akhir tahun lalu. Memasuki awal musim ini kami berhasil mempertahankan kemajuan tersebut. Ketika saya bilang ‘paket’, itu berarti bukan hanya perubahan yang kami lakukan pada motor tapi juga sistem kerja yang kami terapkan di dalam tim. Selain itu kami juga membantu para pembalap untuk meningkatkan performa mereka. Oleh karena itu, kami harus merasa sangat senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan sejauh ini,” ujar Direktur Teknis Aprilia itu.
Fabiano Sterlacchini (Aprilia): Massimo Rivola Berhasil Meyakinkan Pecco Bagnaia Pada Proyek Kami, Dia Negosiator Terbaik

Fabiano Sterlacchini juga menegaskan bahwa punya motor kompetitif bukan berarti pekerjaan sudah selesai. “Saya tidak ingin membahas terlalu detail. Tetapi jelas, dalam olahraga balap motor, setelah memiliki motor yang bagus, pekerjaan berikutnya adalah membantu para pembalap agar mampu mengendarainya dengan sempurna,” ujarnya.
Insinyur asal Italia itu melanjutkan, “Ada pembalap yang mampu memanfaatkan satu karakteristik motor dengan sangat baik, tetapi masih kurang maksimal di bagian lainnya. Sebaliknya, ada pembalap lain yang tampil bagus di hampir semua aspek tetapi justru kesulitan pada bagian yang menjadi keunggulan pembalap sebelumnya.”
“Jadi, menggabungkan semua elemen tersebut sangat penting agar kami terus berkembang. Selama balapan akhir pekan, kami harus memahami bagaimana memanfaatkan setiap bagian motor dengan sempurna demi mendapatkan performa terbaik. Berdasarkan apa yang telah kita lihat sejauh ini, tampaknya Aprilia sedikit lebih unggul di paruh pertama musim ini.”

“Jujur, seperti yang selalu saya bilang bahwa kita tidak boleh terlalu fokus pada apa yang sudah kami capai. Sebaliknya, kita harus mencurahkan seluruh energi untuk mencari tahu di mana kita masih bisa berkembang lebih jauh lagi. Mungkin kami sudah mencapai batas kemampuan kami. Kita mendorong pengembangan motor dan mendongkrak performa pembalap dengan sangat baik. Tetapi di MotoGP, tidak pernah ada kata cukup. Itulah sebabnya kita harus terus mengembangkan motor tanpa henti,” jelas Sterlacchini panjang lebar.
Bagaimana dengan paruh kedua musim? “Kami terus bekerja dengan cara yang sama seperti sebelumnya, karena pada akhirnya ini adalah sebuah proses. Dan begitu kita bekerja dengan metode tertentu, mengembangkannya, dan mempersiapkan balapan dengan cara tertentu, kalau kita mendapatkan hasil yang baik, itu berarti sistemnya bekerja dengan baik,” jawab Sterlacchini.
Mantan teknisi Ducati dan KTM itu menambahkan, “Ada satu area yang harus sedikit kami tingkatkan. Contohnya, bukan rahasia lagi bahwa pada balapan ketika grip ban depan berada di batas maksimal, seperti yang terjadi di Barcelona, kami cukup kesulitan. Itulah salah satu aspek yang sedang kami fokuskan untuk dikembangkan.”

Pecco Bagnaia akan bergabung dengan Marco Bezzecchi untuk membentuk tim pabrikan Aprilia mulai 2027. Sterlacchini memuji peran besar CEO Aprilia Massimo Rivola yang berhasil meyakinkan juara dunia MotoGP 2 kali itu pada proyek Aprilia.
“Rahasia kami adalah negosiator terbaik kami, Massimo. Dia sangat pandai meyakinkan orang untuk percaya pada proyek ini. Selain itu, sangat mudah untuk percaya pada Pecco karena dia adalah Juara Dunia 3 kali. Saat ini dia sedang mengalami masa sulit. Performanya tidak seistimewa musim 2021, 2022, 2023, dan 2024. Tetapi itu hal yang lumrah terjadi di dunia balap. Dalam olahraga balap motor, yang penting adalah menemukan semangat baru melalui proyek baru dan mulai menghadapi tantangan lain dalam karir kita,” pungkas Sterlacchini.
Saat ini 4 pembalap Aprilia masuk 6 besar dalam klasemen. Jorge Martin memimpin klasemen unggul 14 poin atas pembalap tim Trackhouse Aprilia Ai Ogura. Sementara Bezzecchi turun ke peringkat 4 setelah 4 kali DNF alias gagal finis dalam 4 balapan terakhir. MarcoBezz saat ini sedang dalam masa pemulihan pasca operasi tulang selangka. Namun rider asal Rimini Italia itu menargetkan comeback di GP Inggris pada 7-9 Agustus mendatang. Dan terakhir, Raul Fernandez berada di peringkat 6.












