RiderTua.com – Tujuan utama Marc Marquez melakukan upaya comeback di Mugello adalah untuk mengetahui, apakah operasi bahu yang baru saja dijalaninya berhasil menyelesaikan masalah saraf yang mengganggunya sepanjang musim. Awal Mei lalu, selain menjalani operasi pada kaki kanannya rider Ducati Lenovo itu juga menjalani pengangkatan dua sekrup yang lepas dan sepotong tulang yang menekan saraf radial di lengan kanannya..
“Hal terpenting hari ini adalah mencoba memahami bagaimana saraf bekerja. Sangat penting bahwa saya tidak merasakan mati rasa di tangan, jari, dan siku. Saat ini saraf bekerja dengan baik, jadi saya sangat senang karena itu adalah target utama operasi,” ungkap Marquez.
Marc Marquez: Tidak Memaksakan Diri di FP1, Saya Benar-benar Gas Pol Hanya dalam Satu Lap untuk Memastikan Bisa Langsung Lolos ke Q2

Marc Marquez menambahkan, “Ketika saraf mulai bekerja secara normal, saraf tersebut mulai bekerja bersama otot-otot yang lain seperti seharusnya. Oleh karena itu sekarang saya merasakan nyeri yang berbeda dan sensasi yang berbeda saat mengendarai motor. Tapi secara bertahap kita lihat, apakah kondisinya semakin membaik. Saya tidak akan mengatakan akhir pekan ini, tetapi di balapan berikutnya.”
Marquez menjalani hari Jumat dengan sangat hati-hati, karena dia sadar bahwa kondisi fisiknya akan terus menurun seiring berjalannya akhir pekan. “Secara teori, saya akan semakin memburuk akhir pekan ini karena saya akan semakin kelelahan. Itulah sebabnya, saya sangat tenang saat menjalani FP1. Kemudian pada sesi practice, saya hanya gas pol dalam satu lap untuk memastikan langsung masuk ke Q2,” jelas juara dunia 9 kali itu.

Di FP1 Jumat pagi, The Baby Alien hanya menempati posisi ke-15. Tapi meningkat di sesi pra kualifikasi Jumat sore, dimana dia berada di posisi ke-6 tertinggal 0,2 dari pembalap tercepat Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati).
Marquez mengakui bahwa dia berharap langsung bisa nyaman saat mengendarai motor pasca operasi. “Yang terpenting, saraf saya tampaknya berfungsi dengan baik dan saya tidak merasakan mati rasa. Tapi jujur, saya mengira saya akan merasa lebih nyaman di atas motor. Di tikungan kanan atau saat berganti arah, saya masih kehilangan banyak waktu,” jelas rider berusia 33 tahun itu.
Marquez melanjutkan, “Memang benar bahwa untuk satu lap saya masih bisa melakukannya, tetapi untuk jarak balapan, saat ini saya lebih lambat 0,5 detik dari para pembalap terdepan. Saya juga masih merasa belum bisa gas pol hingga notok sampai limit.”
Soal tingkat kebugarannya saat ini, Marquez menjawab, “Seperti yang saya bilang waktu di tes pramusim, saya tidak tahu apakah kondisi saya sekarang 100 persen. Jadi kita lihat saja nanti. Yang terpenting, secara mental saya siap dan saya ingin mencoba mencapai performa 100 persen lagi. Tapi kalau secara mental kita tidak siap, maka lebih baik menyerah saja. Jadi saya siap dan saya akan mencoba.”

“Mungkin saya bisa kembali ke performa terbaik, tapi mungkin juga tidak bisa. Kita akan mendapatkan jawabannya, mungkin dalam 1 atau 2 bulan atau bahkan 2 minggu lagi. Tapi yang terpenting sekarang, bukanlah apakah saya berada di 60 persen atau 80 persen. Yang penting adalah saya mencapai kemampuan terbaik yang saya miliki hari itu. Mungkin 60 persen hari ini adalah 100 persen kemampuan saya saat ini. Kemudian dalam 2 minggu, mungkin saya bisa mencapai 80 persen yang saat itu adalah 100 persen kemampuan saya. Dan suatu hari nanti saya ingin benar-benar kembali fit 100 persen,” imbuh juara dunia MotoGP 7 kali itu.
Marquez dinyatakan fit untuk menjalani balapan akhir pekan di Mugello, dan dia diperiksa lagi usai menjalani FP1. “Dr Charte benar-benar cerdas, karena masalah saraf itu sangat sulit untuk dipahami. Bahkan bagi saya sendiri. Usai latihan, dia langsung melakukan pemeriksaan sederhana. Beliau meminta saya mengangkat tangan. Karena kalau saraf radial masih bermasalah, maka tangan akan turun dan bergetar lebih kuat. Itu adalah dua tes untuk memeriksa saraf radial. Kalau ada masalah dengan saraf tersebut, maka kita tidak dapat melakukan apa pun!” pungkas kakak Alex Marquez (Gresini) itu.
BTW, rekan setimnya Pecco Bagnaia berhasil menempati posisi ke-2 dalam sesi pra kualifikasi Jumat sore.






