RiderTua.com – Nicolo Bulega sangat mendominasi dan tak terkalahkan di WSBK musim 2026 ini. Rider Aruba.it Ducati itu menyapu bersih 15 kemenangan dalam 5 seri pertama. Dan jika digabungkan dengan musim lalu, dia berhasil meraih 19 kemenangan berturut-turut. Saat ini Bulega memegang rekor kemenangan beruntun terbanyak di Superbike.
Tahun lalu, Bulega menandatangi perpanjangan kontrak untuk WSBK sekaligus akan berperan sebagai tes rider MotoGP untuk membantu pengambangan motor 850cc yang akan mulai digunakan pada 2027. Tak hanya itu, dia juga ditunjuk menjadi pembalap pengganti ketika Marc Marquez cedera. Dalam 2 penampilan debutnya di MotoGP yakni di GP Portugal dan Valencia, rider Italia itu berhasil mencetak 2 poin.
Nicolo Bulega: Saya Pantas Mendapat Kesempatan di MotoGP

Dengan rekor yang tak terbantahkan ini, wajar kalau Nicolo Bulega ingin naik ke MotoGP tahun depan. Namun sejauh ini, semuanya masih dalam negosiasi. Hanya ada satu kursi yang tersisa yakni di tim VR46, karena Fabio Di Giannantonio dikabarkan akan meninggalkan tim untuk bergabung ke tim pabrikan Red Bull KTM tahun depan.
Kabarnya, Ducati menginginkan Bulega bisa diterima di tim VR46 milik Valentino Rossi. Bahkan pabrikan asal Borgo Panigale itu merayu dengan tawaran, tim VR46 akan mendapat diskon khusus untuk Desmosedici GP dan gaji pembalap juga akan dibantu. Jika dilihat dari sisi finansial, jelas ini akan sangat menguntungkan.
Namun Rossi juga tidak bisa menutup mata terhadap muridnya yang tergabung dalam VR46 Riders Academy. Seperti yang diketahui, adiknya Luca Marini akan didepak dari tim pabrikan Honda akhir musim ini. Kemudian muncul nama Celestino Vietti yang kabarnya juga menjadi kandidat. Dan juga Franco Mordebilli sendiri. Namun 2 nama terakhir kayaknya sulit untuk di MotoGP. Mengingat, prestasi Vietti sendiri di Moto2 juga biasa-baisa saja dan performa Morbidelli dalam beberapa tahun terakhir terus merosot.

Ketika Nicolo Bulega ditanya, apa yang akan dilakukannya jika Ducati memutuskan untuk tidak mempromosikannya ke MotoGP? “Saya rasa sekarang saya pantas mendapat kesempatan di MotoGP. Jika saya tidak mendapatkannya, saya tidak tahu lagi. Yang pasti, saya tidak akan senang,” tegas rider berusia 26 tahun itu.
Di Barcelona akhir pekan lalu, Rossi menegaskan bahwa dia menginginkan setidaknya ada 1 pebalap Italia di timnya. Seperti diketahui, Ducati akan memindahkan Fermin Aldeguer dari tim Gresini ke tim VR46 tahun depan. Jadi kandidat kuat untuk memperebutkan kursi kedua di tim VR46, tinggal Marini vs Bulega. Dilema untuk Rossi!!

Debat seru di FP MotoGPCrash bro – Nicolo Bulega mulai blak-blakan minta jatah tempat di MotoGP






