RiderTua.com – Pecco Bagnaia ikut terseret jatuh saat Johann Zarco crash di lap pembuka pada start kedua di GP Catalunya hari Minggu lalu. Saat kembali ke pit, rider Ducati Lenovo itu terlihat mengompres pergelangan tangannya dengan es batu. Meski begitu, dia tetap ambil bagian pada start ketiga dan berhasil finis ke-3 (setelah Joan Mir dijatuhi penalti 16 detik karena melanggar aturan tekanan ban).
Usai balapan, Pecco mengaku merasa sangat pusing ketika balapan berlangsung apalagi saat melakukan pengereman. Menurut dokter, pusingnya tersebut akibat tulang belakang di lehernya mengalami benturan. Tak mau beristirahat meski tangan dan lehernya sakit, Pecco tetap ambil bagian dalam tes resmi pada hari Senin di trek yang sama. Juara dunia MotoGP 2 kali itu mampu melahap 23 lap dan menempati posisi ke-10.
Pecco Bagnaia Cedera? Ducati dalam Situasi Darurat, Alex Marquez Absen, dan Marc Marquez Juga Belum Pasti Bisa Comeback di Mugello
Saat kembali ke Italia, Pecco Bagnaia mengkonfirmasi bahwa dia akan memeriksakan kondisi pergelangan tangannya. “Saya harus memeriksa pergelangan tangan saya lagi, karena saya merasa ada sesuatu yang tidak beres. Dan dalam beberapa hari ke depan, saya akan fokus terutama untuk melakukan fisioterapi agar bisa mencapai kondisi terbaik untuk balapan kandang di Mugello akhir pekan depan,” ujar rider berusia 29 tahun itu.
Menurut Pecco, secara fisik Mugello adalah salah satu trek paling menuntut di kalender. “Balapan di Mugello adalah salah satu yang paling spesial, mirip dengan Austin dalam hal tuntutan fisik. Jadi kami harus benar-benar siap dan dalam kondisi fit 100 persen,” pungkas putra Pietro Bagnaia itu.

Namun kalau Pecco dinyatakan tidak fit untuk balapan di Mugello, ini akan membuat Ducati berada dalam situasi yang sulit. Alex Marquez yang mengalami crash horor di GP Catalunya dipastikan absen di Mugello dan Hungaria. Sementara itu Fermin Aldeguer juga belum fit sepenuhnya dari cedera patah pada tulang paha, jalannya saja masih terlihat tertatih meski berhasil finis ke-2 di Catalunya kemarin.
Dan kehadiran sang juara bertahan Marc Marquez juga masih diragukan. Dia menjalani dua operasi (kaki dan bahu) sekaligus usai crash dalam sprint di Le Mans. Baru-baru ini juara dunia 9 kali itu memposting video saat dirinya menjalani latihan angkat beban. Namun semuanya akan bergantung pada pemeriksaan medis sebelum balapan akhir pekan di Mugello.

Jelas situasi ini sangat tidak ideal untuk Ducati. Misinya untuk mempertahankan gelar dunia musim ini mungkin akan sedikit terhambat dengan rentetan cedera yang membekap para pembalapnya. Di sisi lain, rival kuatnya Aprilia terus menunjukkan peningkatan yang sangat pesat dengan memenangkan 4 grand prix setelah 6 seri pertama musim 2026.
Pembalap terbaik Ducati di klasemen saat ini dipegang oleh Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 3. Sedangkan Alex Marquez ke-7, Pecco berada di peringkat 8, Marc Marquez ke-9, Fermin Aldeguer ke-10, dan Franco Morbidelli ke-15.

Bagnaia kemudian menggarisbawahi bagaimana Mugello mewakili salah satu trek paling menuntut di kalender dari sudut pandang fisik:
Namun, situasi di Ducati masih sulit. Pabrikan asal Borgo Panigale itu nyatanya akan tiba di Mugello tanpa Alex Marquez, yang terhenti akibat patah tulang yang dialaminya pasca kecelakaan dengan Pedro Acosta di Le Mans. Fermin Aldeguer juga belum pulih sepenuhnya setelah masalah fisik yang mempengaruhi awal musimnya, sementara kehadiran Marc Marquez masih diragukan, karena baru saja menjalani operasi pada lengan kanannya untuk melepas beberapa sekrup.
Sebuah gambaran yang jauh dari ideal bagi Ducati, yang bersiap menghadapi salah satu event terpenting musim ini dengan beberapa pertanyaan masih terbuka.

Ikuti diskusi seru di FP MotoGPCrash – Situasi GENTING di Ducati: Francesco Bagnaia masih harus menjalani pemeriksaan medis pada pergelangan tangan kirinya sebelum Mugello.






