RiderTua.com – Bro-Sis pembaca RiderTua sekalian, ada berita menarik dari pembalap tanah air dimana Veda Ega Pratama akhirnya resmi “pecah telur” dengan mengibarkan Merah Putih di podium untuk pertama kalinya, sebuah pencapaian fenomenal yang menobatkannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus dominasi rider elit di panggung internasional. Tampil tanpa celah dan penuh nyali, aksi heroik Veda bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa talenta lokal kita kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan ancaman nyata bagi para pembalap kelas dunia…
▶Daftar Isi
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Podium Perdana Rider Indonesia di Panggung Dunia

Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga…. Nama Veda Ega Pratama resmi masuk buku sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Kejuaraan Dunia balap motor. Gak main-main, di seri keduanya langsung tancap gas finis P3 di GP Goiania!
Setelah sebelumnya sempat bikin penasaran lewat hasil P5 di Buriram, kali ini Veda tampil lebih ‘gila’ …. dalam arti positif ya. Dia nunjukin semua kualitas yang selama ini udah keliatan sejak mentas di ajang Asia Talent Cup dan Red Bull MotoGP Rookies Cup, plus pengalaman di JuniorGP dan ARRC. Intinya: speed ada, mental tempur juga full tank!
Yang bikin beda, Veda ini bukan tipe rider yang main aman. Dia doyan duel, gak takut kontak, dan selalu siap buka gas di momen krusial. Gaya balap kayak gini emang “produk asli” dari kerasnya kompetisi di Indonesia …. tempat di mana lo harus tampil lebih dari sekadar cepat buat bisa dilirik.

Menariknya lagi, meski udah 8 tahun masuk radar Astra Honda Motor, Veda Pratama punya sentuhan ‘Eropa’ yang kuat. Beberapa tahun terakhir dia ditempa di Spanyol, yang notabene jadi salah satu ‘kawah candradimuka’ terbaik buat pembalap dunia. Hasilnya? Skill makin mateng, racecraft makin rapi, tapi tetap beringas saat di trek.
Veda juga dikenal sebagai pembalap yang cepat belajar. Istilahnya, dia kayak spons …. nyerap ilmu dari mana aja. Teknik balap, strategi, sampai pendekatan profesional udah dia bangun dari usia muda. Ini yang bikin potensinya gak bisa dianggap remeh.
Kalau performa kayak gini bisa dia jaga dalam jangka pendek sampai menengah, bukan gak mungkin Honda dan MotoGP bakal punya ‘aset emas’ baru dari Indonesia. Dan kita tahu, industri balap itu haus banget sama talenta sekaligus market besar kayak Indonesia.

Jujur aja bro, ini bukan sekadar podium biasa. Ini sinyal keras kalau Indonesia akhirnya punya wakil yang bener-bener bisa bersaing di level dunia. Veda gak cuma lagi balapan, tapi lagi buka jalan buat generasi berikutnya. Tinggal sekarang: konsisten gak? Kalau iya… siap-siap aja, bendera Merah Putih bakal makin sering nongol di parc fermé…!!!

Berikut adalah poin-poin penting dari pencapaian bersejarah Veda Pratama:
- Podium Pertama Indonesia: Veda Ega Pratama menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Kejuaraan Dunia Grand Prix (kelas Moto3) setelah finis di posisi ketiga pada seri GP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, 22 Maret 2026.
- Performa di Lintasan: Memulai balapan dari posisi ke-4, Veda sempat turun ke posisi ke-10. Namun, setelah balapan dihentikan sementara karena bendera merah (red flag), ia bangkit di sisa 5 lap terakhir dan berhasil menyalip rival-rivalnya untuk mengamankan podium ketiga.
- Posisi Klasemen: Berkat finis ketiga di Brasil dan finis kelima pada seri sebelumnya di Thailand, Veda kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 27 poin.
- Status Tim: Ia membalap untuk tim Honda Team Asia dalam musim debutnya di Moto3 setelah sebelumnya sukses menjadi runner-up di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Pencapaian ini melampaui hasil terbaik pembalap Indonesia sebelumnya di kelas Grand Prix dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Asia…kerenn..!!








