RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua, usai menjalani tes pramusim, Fabio Quartararo merasa seperti bertarung menggunakan ‘senjata tumpul’ musim ini. Pengembangan M1 V4 yang baru berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan. Karena itulah, rider tim pabrikan Yamaha itu tidak punya ekspektasi untuk balapan pembuka musim di Thailand akhir pekan ini..
“Saya rasa saat ini kami belum berada di posisi untuk memikirkan hasil. Saya tidak punya ekspektasi, saya hanya mencoba untuk tetap tenang dan mendapatkan hasil maksimal,” uajr El Diablo.
Fabio Quartararo: Saya Sudah Memutuskan Masa Depanku dan Itu Membantuku Secara Mental

Ketika Fabio Quartararo ditanya, apakah sulit bisa tetap tenang dalam situasi seperti ini? “Ya, karena saya tahu potensi saya baik untuk satu lap maupun dalam balapan. Tapi kita belum berada di posisi untuk menjadi cepat,” jawabnya.
Tahun lalu Quartararo sering kesulitan mengendalikan emosinya. Apakah akan lebih sulit lagi tahun ini? “Saat ini, ya. Saat kami menguji motor di Barcelona pada September lalu, performanya tidak terlalu bagus. Tetapi itu normal untuk proyek yang masih baru. Namun saat ini feelnya masih sangat mirip. Kami berharap dapat membuat langkah maju yang jauh lebih besar. Tetapi sayangnya, itu tidak terjadi,” ujar rider asal Prancis itu kecewa.
El Diablo juga mengungkapkan bahwa kerja kerasnya selama tes pramusim di Malaysia dan Thailand yang ekstensif dan melelahkan, tidak sepadan dengan hasilnya. “Kami tahu persis apa yang kurang. Anda tidak dapat membayangkan berapa banyak set-up dan hal yang kami coba di Sepang dan Buriram. Tetapi feelnya selalu sama,” keluh rider berusia 26 tahun itu.

Quartararo melanjutkan, “Sekarang tugas para insinyur adalah menemukan sesuatu yang baru dan benar-benar berbeda, supaya kami punya basis yang jelas. Karena sampai saat ini, kami masih belum memilikinya. Di sini, dalam simulasi balapan dibandingkan dengan tes tahun lalu, kami lebih lambat 0,8 detik per lap. Lebih dari sekadar mencari basis, kami harus menemukan lebih banyak performa pada motor ini. Kami masih sangat lambat.”
“Yang perlu kita tingkatkan bukan hanya top speed tetapi juga kemampuan menikung, feel terhadap ban depan, hingga elektronik. Ada banyak hal yang perlu kita tingkatkan. Fokus utama kita saat ini adalah cengkeraman dan kemampuan menikung. Feel terhadap ban depan yang kita miliki dengan motor 4-silinder inline sangat luar biasa,” imbuhnya.

Tampaknya kesepakatan Quartararo dengan Honda untuk 2027 tinggal menunggu pengumuman resmi. “Saya tidak bisa berbicara banyak tentang masa depan saya, tetapi saya telah membuat keputusan. Itu membantu saya secara mental dan hanya itu yang bisa saya katakan,” pungkasnya sambil tersenyum.
GP Thailand akan menjadi balapan pembuka musim yang digelar mulai besok (27 Februari – 1 Maret), dengan sprint race (Sabtu) dan race utama (Minggu) dilaksanakan pada pukul 15,00 atau 3 sore WIB.









