Home MotoGP Iker Lecuona: Sekarang Saya Siap Mengambil Alih Peran Nicolo Bulega Sebagai Pemimpin...

    Iker Lecuona: Sekarang Saya Siap Mengambil Alih Peran Nicolo Bulega Sebagai Pemimpin Tim Aruba Ducati

    Nicolo Bulega - Iker Lecuona
    Nicolo Bulega - Iker Lecuona

    RiderTua.com – Setelah pindah ke tim Aruba.it Ducati, Iker Lecuona selalu tampil impresif, jauh mengungguli rival-rival lainnya. Rider yang saat ini menempati peringkat 2 itu hanya kalah dari rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen Nicolo Bulega. Dia memutuskan memanfaatkan 4 seri tersisa untuk bereksperimen dengan set-up Panigale V4 R miliknya. Targetnya, memangkas selisih waktu sepersekian detik dari Bulega.

    Namun, latihan hari pertama di WSBK Magny-Cours tidak berjalan mulus. ​​Crash saat awal sesi FP2 menghambat pekerjaannya dan memaksanya puas finis di posisi ke-5. Kemudian rider berusia 27 tahun itu finis di posisi ke-2 dalam Race 1 hari Sabtu tertinggal 3,118 detik di belakang Bulega.

    Iker Lecuona: Sekarang Saya Siap Mengambil Alih Peran Nicolo Bulega Sebagai Pemimpin Tim Aruba Ducati

    Dengan keunggulan yang cukup besar dari Yari Montella yang berada peringkat 3 (156 poin) dan selisih poin yang sangat besar dari Nicolo Bulega (141 poin), Iker Lecuona memutuskan untuk meninggalkan sebagian set-up standart motor yang selama ini digunakannya. “Karena Nicolo unggul jauh di klasemen dan saya memiliki selisih aman atas Montella, saya memutuskan untuk mencoba set-up dasar motor yang berbeda. Itulah sebabnya saya sedikit lebih kesulitan hari ini,” jelasnya.

    Nicolo Bulega - Iker Lecuona
    Nicolo Bulega – Iker Lecuona

    Alasan di balik keputusan itu cukup sederhana. Kalau Lecuona terus menggunakan set-up yang sama persis, kemungkinan besar dia akan terus tertinggal dari Bulega. Oleh karena itu, rider Spanyol itu ingin memanfaatkan 4 seri tersisa untuk menjajaki solusi lain. “Dalam 4 seri nanti skenario terburuknya adalah saya finis di posisi ke-3 atau ke-2, meskipun dengan selisih waktu yang besar dari Nicolo. Jadi saya memiliki keleluasaan untuk mencoba sesuatu yang berbeda pada motor, dan memberi kesempatan bagi diri sendiri maupun kepala kru untuk melihat apakah kami memiliki opsi lain,” ungkapnya.

    Eksperimen yang dilakukan Lecuona di Magny-Cours juga mencakup modifikasi yang sebelumnya pernah dia uji saat masih membalap di MotoGP. Dia ingin melihat, apakah solusi yang dulu berhasil di Silverstone dapat diterapkan pada motor Ducati Superbike. “Saya ingin mencoba melakukan perubahan yang sama seperti saat di MotoGP, yang terbukti berhasil di Silverstone. Perubahan ini bekerja cukup baik di sini, meskipun harus diakui kami masih punya beberapa kelemahan,” jelasnya.

    Set-up baru tersebut memang memberikan beberapa keuntungan, tetapi juga memperlihatkan sejumlah kelemahan yang masih harus dipahami oleh tim. Meski begitu, data yang dikumpulkan pada hari pertama di Magny-Cours cukup memberikan harapan. Lecuona mengatakan bahwa ritme balapnya berada di kisaran 1:35 menit akhir hingga 1:36 menit awal, yang hampir sama dengan kecepatan Bulega. “Race pace saya berada di kisaran 1:35 akhir hingga 1:36 awal, mirip dengan time lap Nicolo,” ungkapnya.

    Nicolo Bulega - Iker Lecuona - Ducati 14
    Nicolo Bulega – Iker Lecuona – Ducati 14

    Target Lecuona untuk 4 seri terakhir sudah jelas. Dia ingin semakin mengembangkan diri, menyempurnakan motor, dan lebih cepat 0,1 detik. “Untuk 4 seri terakhir ini, saya ingin membenahi diri sendiri. Saya ingin melangkah maju dan menemukan 0,1 detik terakhir yang selama ini hilang. Karena jika kami terus berpegang pada set-up dasar yang sama, selisih waktu saya dengan Nicolo tidak akan berubah,” ungkapnya.

    Selain itu, Magny-Cours adalah salah satu sirkuit yang paling tidak disukai Lecuona. Menurutnya, layoutnya memiliki karakteristik yang tidak cocok dengan gaya balapnya. “Saya tidak suka sirkuit ini. Saya tidak menyukainya karena chicane yang merupakan tikungan 5 tersebut, sangat berbeda dari yang biasa kita jumpai. Disana kita harus mempertahankan kecepatan tinggi baik saat masuk maupun keluar tikungan. Menurut saya tikungan itu terlalu berbahaya. Kita harus mengurangi kecepatan secara drastis, berbelok, lalu berakselerasi lagi. Rasanya terlalu mendadak bagi saya,” jelasnya.

    BTW, tahun depan Franco Morbidelli diperkirakan akan menjadi rekan setim Lecuona yang baru menggantikan Bulega yang naik ke MotoGP pada 2027. “Saya lebih memilih untuk tidak berkomentar tentang dia, sampai ada kepastian resmi. Dia orang yang baik. Saya sudah lama mengenalnya, sejak saya mulai balapan di Moto2,” ungkapnya.

    Saat Lecuona menggantikan Fermin Aldeguer yang cedera di tim Gresini Ducati di MotoGP Silverstone, dia pernah terlibat insiden dengan Morbidelli. Namun dia menegaskan bahwa pembalap Italia itu sudah meminta maaf kepadanya dan dia menganggap masalah tersebut sudah selesai.

    Nicolo Bulega - Iker Lecuona
    Nicolo Bulega – Iker Lecuona – Ducati

    Sepeninggal Bulega, Lecuona memprediksi bahwa dirinya berpotensi akan menjadi pemimpin tim. “Kalau Nicolo pergi dan Morbidelli datang, saya akan mengambil alih peran yang saat ini dipegang Nicolo. Bagi saya ini adalah hal terpenting, karena saya datang ke sini tanpa ekspektasi apa pun dan kini saya berada di peringkat 2 dalam klasemen. Entah Nicolo pergi atau bertahan, target saya tahun depan pastilah meraih gelar dunia,” ujarnya yang menegaskan bahwa dirinya tak mau hanya puas sebagai pembalap kedua dalam tim.

    Setelah meninggalkan Honda, perjalanan Iker Lecuona di musim 2026 bersama Ducati terbukti jauh lebih bagus daripada yang dibayangkan sebelumnya. “Saya tahu Nicolo mampu memenangkan hampir setiap balapan sejak awal bahkan sejak tes pertama. Tim sudah memberi tahu saya tentang potensi motor tersebut. Namun yang tidak saya duga adalah saya sendiri memiliki potensi yang sama atau kecepatan seperti itu. Mungkin ada sedikit tekanan tambahan di pundak saya, tetapi kini saya bisa mengatakan bahwa saya siap mengemban peran tersebut di dalam tim,” pungkasnya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini