Home MotoGP Jorge Martin: Gaya Balap Saya dengan RS-GP Tidak Cocok di Aragon

    Jorge Martin: Gaya Balap Saya dengan RS-GP Tidak Cocok di Aragon

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    RiderTua.com – Pada sesi FP1 Jumat pagi di Aragon, Jorge Martin hanya mampu menempati posisi ke-18 dengan gap yang lumayan jauh yakni mencapai 1,591 detik dari Marc Marquez yang menjadi pembalap tercepat di sesi itu. Kemudian rider tim pabrikan Aprilia itu mampu membuat peningkatan pada sesi pra kualifikasi Jumat sore. Dia mengamankan posisi ke-7 tertinggal 0,572 detik dari waktu tercepat yang dibukukan rekan setimnya Marco Bezzecchi.

    “Saya merasa lebih baik dari perkiraan, namun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Saya masih kesulitan mengendarai motor ini di lintasan ini. Aspal sirkuit banyak berubah sejak terakhir kali saya balapan di sini. Saya berusaha beradaptasi dan melakukan perbaikan di setiap stint,” ungkap rider berjuluk Martinator itu, yang tahun lalu absen di GP Aragon karena cedera sehingga dia harus beradaptasi dengan aspal baru.

    Jorge Martin: Gaya Balap Saya dengan RS-GP Tidak Cocok di Aragon

    Hasil Practice MotoGP Aragon 2026
    Hasil Practice MotoGP Aragon 2026

    Jorge Martin juga menyadari bahwa masalah tersebut sebagian disebabkan oleh gaya balapnya sendiri yang cukup agresif. “Saya kesulitan dengan bagian depan motor. Ban mengalami penurunan performa dengan cepat hanya setelah dua lap. Saya harus memahami cara melakukan pengereman yang lebih baik. Saya harus berusaha agar tidak terlalu membebani bagian depan motor. Ini adalah masalah yang saya alami dengan Aprilia dan berkaitan dengan gaya balap saya. Kalau kami bisa memperbaikinya, kecepatan saya dalam balapan akan meningkat secara signifikan,” ungkap rider berusia 28 tahun itu.

    Martin menjelaskan bahwa bukan hanya ban depan yang mengalami penurunan performa. Menurutnya, ban belakang juga kehilangan performa seiring bertambahnya jarak tempuh. “Performa ban belakang juga menurun, namun lebih mudah dikendalikan. Ban depan mengalami penurunan setelah dua lap tetapi kemudian menunjukkan perilaku yang cukup konsisten. Hal tersebut membuat saya tidak bisa memacu motor secara maksimal hari ini dan perlu mencari cara untuk bisa memacu lebih keras lagi,” jelas juara dunia MotoGP 2024 itu.

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    Di sisi lain, sebaliknya Bezzecchi justru mampu menunjukkan potensi yang dimiliki RS-GP di Aragon dimana rider Italia itu membukukan catatan waktu tercepat hari Jumat. Sebenarnya Martin tidak menganggap Aragon sebagai lintasan yang ideal bagi RS-GP. “Lintasan ini sebenarnya selalu menjadi salah satu trek tersulit bagi kami. Namun, kami mampu mengimbangi Ducati. Menurut saya, posisi kami cukup bagus. Meski begitu, Ducati memang lebih kuat di sini,” ujar rider asal Madrid Spanyol itu.

    Meski sempat terkendala pada Jumat pagi, Martin puas akhirnya bisa lolos langsung ke Q2. PR-nya untuk hari Sabtu adalah, mencari cara mengurangi beban pada ban depan agar dia dapat memaksimalkan performa RS-GP miliknya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini