RiderTua.com – Dengan catatan waktu 1:45,465 menit tak cukup bagi Alex Marquez menjadi yang tercepat pada sesi pra-kualifikasi Jumat sore di Aragon. Rider Gresini Ducati itu harus mengaku kalah dari Marco Bezzecchi (Aprilia) yang unggul amat tipis 0,010 detik darinya. Meski begitu, dia mampu mengungguli kakaknya Marc Marquez yang berada tepat di belakangnya (posisi ke-3) dengan selisih waktu yang juga sangat tipis 0,028 detik darinya.
Alex juga berhasil memecahkan rekor lap MotoGP Aragon sebelumnya yang ditorehkan Marc Marquez saat menjadi menang pada 2025. “Hasilnya tidak buruk. Kami memulai sesi FP1 di pagi hari dengan ritme yang bagus. Sulit untuk mengukur tingkat cengkeraman ban. Fokus utamanya lebih pada feel di bagian depan motor, memahami seberapa jauh batas kemampuan saat memasuki tikungan, dan bagaimana cara melaju cepat di sana. Kami membuat kemajuan yang bagus di sesi sore. Saat itulah kami menyadari bagaimana cara kerja yang tepat di sirkuit ini,” ungkap Alex yang menempati posisi ke-4 di FP1.
Alex Marquez Ungkap Alasan, Mengapa Dia Lebih Lambat dari Marco Bezzecchi
Lebih lanjut Alex Marquez menjelaskan, “Namun, saya masih merasa kecepatan saya sedikit tertinggal dibandingkan Marc dan Bezzecchi. Sulit untuk membandingkannya secara langsung, karena saya menggunakan ban medium. Tapi saya rasa kami masih selangkah di belakang mereka. Sulit untuk memahami mengapa ban depan begitu sensitif, cengkeramannya terasa agak aneh.”

“Ban belakang tidak memberi banyak dukungan. Motor jadi terasa tidak stabil. Kalau bagian belakang seperti itu, kami juga tidak bisa memberikan tekanan yang cukup pada ban depan. Layout sirkuit ini juga memiliki banyak zona pengereman di jalanan menurun. Tapi kondisinya mirip dengan Motegi, di sana pun roda depan cenderung mudah terkunci.”
“Kita harus bisa bertahan melewati momen-momen itu. Ketika motor dan ban sudah berada di batas maksimal, kemampuan pembalap menjadi faktor yang paling menentukan. Jika tidak, siapa pun bisa melaju cepat dan melakukan late braking saat memasuki tikungan,” imbuh rider berusia 30 tahun itu.
Alex mengaku bahwa sektor 3 sirkuit Aragon masih menjadi kelemahannya. “Jujur saya sendiri tidak tahu apa yang terjadi di sana. Di kelas-kelas balap sebelumnya, saya memang selalu kehilangan waktu di sektor itu. Tapi kali ini selisihnya mencapai 0,3 detik. Kami harus mencoba sesuatu terkait ban depan pada hari Sabtu nanti,” pungkas rider yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Red Bull KTM bersama Fabio Di Giannantonio itu. Saat ini Alex Marquez berada di peringkat 9 dengan perolehan 106 poin dalam klasemen.













