Home Otomotif BAIC dan Jetour Punya Mobil Dinamai T1, Nggak Saling Bentrok?

    BAIC dan Jetour Punya Mobil Dinamai T1, Nggak Saling Bentrok?

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    RiderTua.com – Setelah mobil anyarnya, yaitu T1, dijual di Indonesia, model ini jadi andalannya di pasar mobil listrik. Namun ternyata sudah ada mobil yang memakai nama tersebut, dan model tersebut berupa produknya Jetour.

    Daftar Isi

    Ada Dua Model T1 di Pasar Mobil Indonesia?

    BAIC sudah mengandalkan sejumlah mobil SUV di Indonesia, tapi mereka belum punya model BEV untuk menyaingi kompetitornya. Sehingga dihadirkan T1 untuk bersaing di pasarnya, dan model ini terlihat cukup menarik karena meski sekilas mirip dengan mobil SUV, sebenarnya T1 berupa mobil hatchback. Dengan ini, modelnya menjadi model pertama yang bukan berupa model SUV, sekaligus mobil listrik pertamanya disini.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    Bicara soal mobil SUV, ada salah satu mobil yang dijual Jetour tapi memakai nama sama persis dengan model barunya BAIC, yaitu Jetour T1. Ini berarti ada dua mobil dari merek mobil yang berbeda tapi dijual dengan nama yang sama persis, walau jelas masing-masing berupa jenis mobil yang jauh berbeda satu sama lain. Yang satu dijual sebagai hatchback modern dan satunya lagi SUV bergaya retro-modern.

    Mungkin ada yang kebingungan kalau ada orang yang mencari mobil dengan nama T1, tapi ada dua merek yang menjual mobil dengan nama sama persis. Jetour sendiri yang lebih dulu meluncurkan T1 di Indonesia sekitar bulan Juni lalu, dan sebulan setelahnya BAIC membawa T1. Tidak hanya di Indonesia, di kampung halamannya juga demikian, dengan Jetour T1 dirilis duluan di bulan Oktober 2024 dan Arcfox T1 sekitar bulan September 2025.

    Jetour T1 Global
    Jetour T1

    Bukan Masalah

    Kalau sudah begini, apa keduanya nggak dibuat pusing gara-gara punya nama mobil yang sama persis? BAIC mengaku mereka nggak terlalu mempermasalahkannya, dan mungkin hal serupa juga dipikirkan oleh Jetour, meski keduanya sama-sama berupa merek mobil asal China. Asalkan modelnya bukan model yang plek-ketiplek dengan mobil lainnya, memakai nama yang sama persis bukan jadi masalah bagi sejumlah produsen.

    Jetour T1 dan BAIC T1 menjadi model yang sangat jauh berbeda tidak hanya dari pasar tujuannya, tetapi juga harganya. T1 model SUV dibanderol mulai dari Rp 408 juta sampai Rp 558 juta, sedangkan T1 versi hatchback dipatok Rp 393 juta meski hanya menawarkan satu varian saja. Perbedaan harga yang jauh berbeda ini membuat keduanya takkan saling berebut konsumen disini.

    Jetour T1 Global
    Jetour T1

    Masalah Nama Mobil

    Sebenarnya produsen bisa saja mempermasalahkan nama mobil yang sama dipakai oleh merek lainnya. Seperti yang dilakukan BMW terhadap BYD ketika mereka membawa M6 ke Indonesia, karena nama tersebut dipakai oleh salah satu produk dalam M-Series miliknya. Masalahnya, nama M6 sudah tidak dipakai setelah penjualannya disetop sejak 2019, apalagi BYD pernah memakai nama M6 di tahun 2010 untuk MPV lawasnya, sebelum dipakai lagi sebagai nama lain dari Song Max.

    Memang ini tergantung dari mereknya, apa mereka bisa mempermasalahkan nama mobil yang sama untuk dibawa ke meja hijau seperti BMW atau tidak. Tapi sejauh ini baik Jetour maupun BAIC tidak melihat adanya masalah dengan pemakaian nama T1 untuk masing-masing produknya. Mereka bahkan tidak khawatir harus merilisnya di tahun yang sama dengan jarak satu bulan dari masing-masing tanggal peluncurannya.

    Jetour T1 Qatar
    Jetour T1

    T1 dari Jetour hanya mengandalkan mesin bensin dan PHEV, sedangkan T1 dari BAIC sudah full electric. Tetap saja, menghadirkan varian ramah lingkungan sudah membuat keduanya menjadi daya tarik tersendiri di pasarnya masing-masing, apalagi dengan banyaknya permintaan dari konsumen. Sebagian besar konsumen mencari SUV PHEV maupun hatchback listrik dengan harga terjangkau tapi sudah bisa mendapat banyak fitur canggih nan lengkap.

    T1 model hatchback punya pesaing yang masih dihitung dengan jari, tapi T1 beda lagi karena rivalnya jauh lebih banyak dan beragam. Meskipun begitu, kedua merek asal China tersebut pantang mundur dari segmennya dan tetap menghadirkan produk unggulannya untuk menambah lebih banyak pilihan bagi konsumennya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini