RiderTua.com – Gigi Dall’Igna (General Manager Ducati Corse) menyambut baik perubahan regulasi MotoGP yang akan mulai berlaku tahun depan. Motor yang akan berkompetisi di kelas utama, kapasitas mesinnya akan dikurangi dari 1000cc menjadi 850cc. Selain itu perangkat pengatur ketinggian motor (ride height device) dilarang digunakan dan aerodinamika akan dibatasi. Tapi yang paling signifikan adalah pemasok ban tunggal di MotoGP akan ganti dari Michelin ke Pirelli.
Ini artinya, para insinyur di setiap pabrikan akan berlomba-lomba membangun motor yang benar-benar gres untuk 2027. “Hal yang paling penting adalah pengetahuan dan pengalaman teknis (know-how) yang kita miliki. Namun tidak banyak hal yang bisa dipertahankan, karena dengan adanya pelarangan pengunaan ride height device, kapasitas mesin yang berbeda, dan ban yang berbeda, pada akhirnya kita harus membangun motor yang benar-benar baru,” ujar insinyur asal Italia itu.
Gigi Dall’Igna: Motor MotoGP untuk 2027, Bagi Seorang Insinyur Ini Seperti Dapat Mainan Baru

Luigi Dall’Igna menegaskan, “Tentu saja, hal ini membuat saya antusias. Ketika kita bisa memulai dari lembaran kertas yang benar-benar kosong, bagi seorang insinyur, ini adalah mainan terbaik yang bisa kita miliki.”
Sebagai informasi, Dall’Igna pernah mengusulkan penggunaan mesin hybrid seperti di Formula 1 untuk era baru MotoGP. “Jujur, saya ingin ada motor listrik kecil pada motor 2027 nanti. Awalnya saya mendorong adanya semacam hibridisasi pada motor ini. Namun dari segi biaya, hal itu tentu cukup sulit dilakukan. Namun, saya rasa kita bisa mempelajari sesuatu dari solusi tersebut. Kreativitas kembali menjadi sangat penting jika kamu memperkenalkan solusi seperti ini,” pungkas insinyur yang bergabung dengan Ducati pada 2013 itu.
Setelah Ducati mendominasi selama beberapa musim di MotoGP, tahun ini atau lebih tepatnya mulai pertengahan musim lalu, rival mereka Aprilia berkembang pesat. Saat ini pabrikan asal Noale Italia itu memimpin klasemen konstruktor dengan perolehan 367 poin atau unggul 29 poin atas Ducati. Dengan 10 seri atau 20 balapan tersisa musim ini, pabrikan asal Borgo Panigale itu bertekad untuk mengejar Aprilia bersama pembalap gacoan mereka sekaligus juara dunia 9 kali Marc Marquez yang kondisi fisiknya semakin membaik.

BTW, para pembalap MotoGP akan kembali berkesempatan menjajal motor prototipe 850cc saat tes pribadi berikutnya yang akan digelar di Red Bull Ring pada September mendatang.












