Home MotoGP Michele Pirro: Ducati Menghentikan Pengembangan Desmosedici 1000cc dan Fokus Pada Motor 850cc

    Michele Pirro: Ducati Menghentikan Pengembangan Desmosedici 1000cc dan Fokus Pada Motor 850cc

    Michele Pirro - Ducati 850cc
    Michele Pirro - Ducati 850cc

    RiderTua.com – Michele Pirro mengungkapkan bahwa Desmosedici yang digunakan saat ini praktis tidak ada lagi pengembangan besar yang akan dilakukan. Sebaliknya, sumber daya Ducati kini mulai dialihkan untuk mengembangkan proyek motor 850 cc yang akan mulai digunakan tahun depan.

    “Rencananya memang tidak banyak hal yang harus kami uji, karena kami sudah mulai mengerjakan era 850cc,” ungkap tes rider asal Italia itu. Ini artinya, pada dasarnya Ducati akan menjalani sisa balapan dengan paket teknis yang ada saat ini.

    Michele Pirro: Ducati Menghentikan Pengembangan Desmosedici 1000cc dan Fokus Pada Motor 850cc

    Michele Pirro - Ducati GP27
    Michele Pirro – Ducati GP27

    Hingga 12 seri berjalan, Aprilia mendominasi dengan 3 pembalapnya masuk 3 besar di klasemen. Jorge Martin memimpin dengan perolehan 240 poin, di peringkat 2 ada Marco Bezzecchi dengan 209 poin, dan Ai Ogura di peringkat 3 dengan 203 poin. Sementara Raul Fernandez berada di peringkat 6 dengan mengumpulkan 184 poin.

    Di sisi lain, Ducati menghadapi kesulitan yang cukup nyata di beberapa sirkuit tertentu. Hanya dua pembalapnya yang berhasil masuk 5 besar, dengan Marc Marquez (200 poin) di peringkat 4 dan Fabio di Giannantonio (199 poin) diperingkat 5. Meski begitu, mereka masih menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar dunia musim ini.

    Namun Michele Pirro menegaskan bahwa peta persaingan tidak akan berubah secara drastis di sisa musim ini. “Tidak ada yang akan berubah dibandingkan dengan 12 balapan pertama. Jadi, jalannya persaingan kurang lebih akan sama seperti pada seri-seri awal,” ujarnya.

    Michele Pirro - Ducati GP27 - Jerez
    Michele Pirro – Ducati GP27 – Jerez

    Meski begitu, Pirro yakin Ducati belum tentu selalu kalah dari Aprilia, tetapi kekuatan kedua pabrikan akan sangat bergantung pada karakter masing-masing sirkuit. “Kami harus menjalaninya selangkah demi selangkah. Setiap sirkuit akan menyuguhkan cerita yang berbeda. Contohnya balapan di Silverstone kemarin, ini menunjukkan betapa besarnya pergeseran dalam peta persaingan. Ducati kesulitan di sana, sementara Aprilia memenangkan Grand Prix melalui pembalap tim Trackhouse, Raul Fernandez. Akan ada sirkuit seperti Silverstone di mana kami kesulitan, namun ada juga sirkuit di mana kami menghadapi lebih sedikit masalah,” ujar rider berusia 40 tahun itu.

    Masalahnya, Ducati tidak bisa lagi dengan mudah dan cepat memberikan respons teknis terhadap kesulitan mereka. Pasalnya, pengembangan Desmosedici 1000 cc sudah praktis dihentikan. “Tidak ada solusi instan untuk masalah-masalah tersebut. Kita harus mengakui bahwa proyek ini sudah mendekati akhir,” tegas Pirro. Jadi, Ducati harus memaksimalkan apa yang sudah mereka miliki, bukan berharap mendapatkan banyak suku cadang baru untuk memperbaiki kelemahan motor.

    Karena tidak banyak lagi pengembangan yang dilakukan, karakteristik setiap sirkuit yang tersisa akan menjadi sangat penting. Pirro memperkirakan Ducati akan terus menjadi ‘patokan’ di sirkuit-sirkuit yang cocok dengan karakteristik Desmosedici seperti Aragon. Secara historis, MotorLand Aragon merupakan trek yang sangat cocok untuk Desmosedici terutama untuk Marc Marquez. “Saya memperkirakan kami akan kembali menjadi tolok ukur di Aragon. Marc bisa menjadi penentu standar di sana,” tegasnya.

    Michele Pirro - Ducati GP27 - Michelin
    Michele Pirro – Ducati GP27 – Michelin

    Namun untuk balapan akhir pekan berikutnya di Misano, Pirro memprediksi Aprilia dan Marco Bezzecchi yang akan unggul. “Lalu ada Misano, yang akan menjadi tantangan berat bagi kami karena Bezzecchi tampil kuat di sana. Tahun lalu dia sudah menunjukkan kecepatannya yang sangat tinggi di sana. Tapi mungkin saja, kini giliran Marc yang akan berjaya disana,” imbuhnya sambil tersenyum.

    Satu pekan kemudian balapan akan berlanjut ke GP Austria di Red Bull Ring Spielberg, sebelum dimulai tur Asia. Kemudian balapan penutup musim sekaligus balapan terakhir di era mesin 1000cc akan digelar di Valencia pada 29 November. Hal ini dapat menciptakan peta persaingan yang sangat dipengaruhi oleh karakteristik sirkuit di fase akhir era 1000cc.

    Mengingat para pabrikan sudah mengalihkan sumber daya teknis mereka untuk musim 2027, faktor-faktor seperti performa motor, kondisi pembalap saat balapan, karakteristik sirkuit, dan yang terpenting kesalahan pembalap, bisa jadi akan memainkan peran yang jauh lebih besar.

    Michele Pirro - Pirelli MotoGP
    Michele Pirro – Pirelli MotoGP

    Pirro yakin hal ini dapat berdampak langsung pada perebutan juara dunia. Meskipun pengembangan Desmosedici 1000 cc sudah hampir dihentikan, Ducati tidak menyerah. Mereka tetap ingin memainkan peran penting sampai balapan terakhir di Valencia.

    “Kesalahan bisa menjadi penentu gelar dunia. Kita sudah melihat betapa tipisnya selisih performa yang ada. Kami berharap bisa tetap bersaing saat balapan di Valencia nanti,” pungkas Pirro.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini