RiderTua.com – Pecco Bagnaia hanya bisa menyaksikan duel Alex Marquez sebagai perwakilan Ducati melawan pembalap Aprilia Marco Bezzecchi untuk memperebutkan posisi ke-3 dari pinggir lintasan. Juara dunia 3 kali itu crash di tikungan 7 setelah bagian depan motornya kehilangan kendali di lap ke-8 dalam race utama hari Minggu di Silverstone.
Start dari P16, Pecco sempat naik ke posisi ke-14 namun kemudian terus merosot hingga ke posisi 18. Saat crash terjadi, dia sedang berada di posisi ke-15. “Saya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Saya belum pernah mengalami crash seperti itu. Sebelumnya, saya belum pernah kehilangan kendali atas ban depan saat keluar dari tikungan. Bahkan saat melihat datanya, sulit untuk memahaminya. Saya kehilangan cengkeraman dalam sepersekian detik, dan begitulah kejadiannya. Sungguh aneh, tapi memang begitulah kenyataannya. Sangat sulit untuk menerimanya,” ujar rider Ducati Lenovo itu kecewa.
Pecco Bagnaia Akui Tidak Pernah Merasakan Adanya Grip di Motor Ducati Musim Ini

Francesco Bagnaia menambahkan, “Ini adalah salah satu balapan akhir pekan tersulit musim ini. Saya kesulitan untuk tampil cepat, tidak, itu keliru. Sebenarnya saya memang tidak pernah bisa melaju cepat. Dengan kata lain, saya kesulitan untuk bersaing di 10 besar. Padahal hari ini ada peluang dimana saya bisa menyelesaikan balapan di posisi 10 besar. Namun, kemudian saya menghadapi masalah besar. Kami harus mencari jalan keluar dari situasi ini, saya tidak ingin mengalami akhir pekan seperti ini lagi.”
“Untuk balapan di sini, kami mengubah semuanya baik set-up motor maupun elektronik. Tetapi masalahnya bukan terletak di situ. Kesulitannya adalah sejak balapan pertama musim ini saya tidak merasakan adanya cengkeraman pada motor. Benar-benar nol grip. Kami tidak tahu harus berbuat apa. Namun, ada pembalap Ducati yang cukup puas dengan cengkeraman ban dan merasa nyaman dengannya. Hal ini sangat sulit dipahami,” pungkas Pecco.

Usai gagal mencetak poin di GP Inggris, Pecco bertahan di peringkat 8 tapi selisish poinnya dari Pedro Acosta (peringkat 7) semakin besar. Kini rider yang tahun depan mengambil alih kursi Pecco di tim pabrikan Ducati itu unggul 20 poin darinya. Acosta sendiri finis di posisi ke-5 dan menjadi pembalap non-Aprilia terbaik ke-2 dalam grand prix setelah Alex Marquez yang finis ke-4.












