RiderTua.com – Di pasar Jepang, Honda CBR400R FOUR E-Clutch dan Kawasaki Ninja ZX-4R SE sama-sama mengisi segmen sport fairing 400cc bermesin empat silinder segaris yang menawarkan performa tinggi dengan karakter putaran mesin khas inline-four. Keduanya ditujukan bagi pengendara yang menginginkan sensasi supersport berkapasitas menengah, namun memiliki pendekatan berbeda dalam hal kenyamanan, karakter mesin, dan teknologi.
Secara konsep, Honda CBR400R FOUR E-Clutch lebih mengutamakan keseimbangan antara performa dan kenyamanan berkendara dengan teknologi Honda E-Clutch yang memudahkan perpindahan gigi. Sementara Kawasaki Ninja ZX-4R SE dikembangkan dengan orientasi yang lebih kuat ke lintasan balap, menawarkan karakter mesin berputaran tinggi dan handling yang sangat agresif.
▶Daftar Isi
Honda CBR400R FOUR E-Clutch: Sportbike Modern yang Mudah Dinikmati

Honda CBR400R FOUR E-Clutch menggunakan mesin inline 4 silinder 399cc DOHC 16-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 57,6 hp pada 11.500 rpm dan torsi 38 Nm pada 9.750 rpm. Karakter mesinnya halus dengan tarikan yang terus menguat hingga putaran tinggi, namun tetap mudah dikendalikan untuk penggunaan harian berkat respons throttle yang linear.
Desainnya mempertahankan identitas keluarga CBR dengan fairing aerodinamis, tapi futuristis, lampu depan LED yang tajam, serta posisi berkendara yang tidak seekstrem motor supersport murni. Dibanding Ninja ZX-4R SE, ergonominya lebih santai sehingga lebih nyaman digunakan untuk touring maupun komuter.
Karakter berkendaranya berfokus pada keseimbangan antara stabilitas dan kenyamanan. Posisi setang yang lebih tinggi serta jok yang ergonomis membuat pengendara tidak cepat lelah, sementara sasis tetap mampu memberikan handling yang presisi saat diajak berkendara agresif.

Fitur yang ditawarkan meliputi Honda E-Clutch, assist & slipper clutch, TFT display berwarna dengan konektivitas Honda RoadSync, riding mode, Honda Selectable Torque Control (HSTC), lampu full LED, USB Type-C, ABS dual-channel, serta emergency stop signal.
Keunggulan terbesar CBR400R FOUR E-Clutch adalah kemudahan berkendara berkat E-Clutch, ergonomi yang nyaman, dan karakter mesin empat silinder yang halus. Di Jepang, Honda CBR400R FOUR E-Clutch dipasarkan sebesar 1.199.000 yen atau sekitar Rp 133,4 jutaan.
Kawasaki Ninja ZX-4R SE: DNA Supersport dengan Performa Putaran Tinggi

Kawasaki Ninja ZX-4R SE mengandalkan mesin inline 4 silinder 399cc DOHC 16-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 79,1 hp pada 14.500 rpm dan torsi 39 Nm pada 13.000 rpm. Mesin ini terkenal sangat eksplosif pada putaran atas dengan limiter yang tinggi, menghadirkan sensasi berkendara layaknya motor supersport berkapasitas besar.
Desain ZX-4R SE mengusung DNA keluarga Ninja ZX dengan fairing tajam, ram-air intake di tengah, serta posisi berkendara yang lebih menunduk. Dibanding CBR400R FOUR, tampilannya lebih agresif dan jelas menonjolkan karakter motor balap.
Dalam penggunaan sehari-hari, ZX-4R SE tetap nyaman digunakan, namun posisi riding yang lebih sporty dan setelan suspensi yang lebih kaku membuatnya lebih optimal saat digunakan di sirkuit atau jalan berkelok. Handling yang tajam menjadi salah satu keunggulan utamanya.

Fitur yang tersedia meliputi panel layar TFT berwarna dengan konektivitas Rideology, Kawasaki Traction Control (KTRC), power mode, quickshifter dua arah, assist & slipper clutch, lampu full LED, ABS dual-channel, suspensi Showa SFF-BP, serta rem depan cakram ganda dengan kaliper radial.
Keunggulan terbesar Ninja ZX-4R SE adalah karakter mesin yang sangat agresif, handling presisi, serta paket fitur yang sangat berorientasi pada performa. Di Jepang, Kawasaki Ninja ZX-4R SE 2027 dipasarkan sampai 1.177.000 yen atau sekitar Rp 131 jutaan.
| Aspek | Honda CBR400R FOUR E-Clutch | Kawasaki Ninja ZX-4R SE |
|---|---|---|
| Mesin | 4 silinder segaris 399cc DOHC 16-katup pendingin cairan | 4 silinder segaris 399cc DOHC 16-katup pendingin cairan |
| Transmisi | Manual 6-percepatan dengan Honda E-Clutch dan Assist & Slipper Clutch | Manual 6-percepatan dengan Quick Shifter dua arah dan Assist & Slipper Clutch |
| Tenaga | 57,6 hp pada 11.500 rpm | 79,1 hp (Ram-Air) pada 14.500 rpm |
| Torsi | 38 Nm pada 9.750 rpm | 39 Nm pada 13.000 rpm |
| Bobot | 187 kg | 190 kg |
| Karakter | Halus, mudah dikendalikan, nyaman untuk harian maupun touring berkat E-Clutch | Sangat agresif di putaran atas, handling tajam, lebih berorientasi ke sirkuit |
| Desain | Sport fairing modern dengan ergonomi lebih santai | Supersport bergaya Ninja ZX dengan ram-air dan fairing agresif |
| Fitur | Panel TFT color, Honda RoadSync, Honda E-Clutch, riding mode, HSTC, lampu full LED, USB Type-C, Assist & Slipper Clutch, ABS dual-channel, Emergency Stop Signal | Panel TFT color Rideology, KTRC, power mode, Quick Shifter dua arah, lampu full LED, Assist & Slipper Clutch, ABS dual-channel, suspensi Showa SFF-BP, rem cakram ganda radial |
| Keunggulan | E-Clutch yang praktis, ergonomi nyaman, mesin 4 silinder halus untuk penggunaan harian | Performa mesin sangat tinggi, handling presisi, paket elektronik dan kaki-kaki berorientasi performa |
| Harga | 1.199.000 yen (sekitar Rp 133,4 jutaan) | 1.177.000 yen (sekitar Rp 131,6 jutaan) |












