RiderTua.com – Setelah negosiasi singkat selama libur musim panas, akhirnya tim Tech3 KTM mencapai kesepakatan dengan Luca Marini untuk 2 tahun kedepan yakni mulai 2027 hingga akhir 2028 (via SkySport). Nama rider asal Urbino Italia itu muncul menjadi kandidat, setelah KTM sebagai pabrikan dan Gunther Steiner sebagai pemilik tim memutuskan bahwa line-up pembalap untuk 2027 akan diisi satu pembalap berpengalaman dan satu pembalap rookie. Dan untuk satu kursi rookie, kemungkinan besar akan diberikan pada Senna Agius yakni pembalap yang saat ini berada di peringkat 3 dalam klasemen Moto2.
Marini langsung dianggap sebagai kandidat terbaik. Selain pengalamannya di MotoGP dengan 2 pabrikan berbeda (Ducati dan Honda), KTM juga sangat menghargai kemampuan dan kecerdasan Marini dalam memberikan masukan teknis mengenai motor. Kemampuan ini dinilai akan sangat penting untuk membantu pengembangan motor baru 850 cc, yang akan digunakan mulai musim 2027.
Luca Marini Capai Kesepakatan Gabung KTM Tech3 Mulai MotoGP 2027

Tampaknya Luca Marini dan Tim Tech3 memang ditakdirkan untuk bersama. Pasalnya, ketika Tech3 sedang bernegosiasi dengan Honda untuk menggunakan motor mereka di MotoGP, saat itulah Marini disebut-sebut akan menjadi pembalap Honda bersama tim Tech3. Namun sayangnya, Honda gagal menurunkan 6 motor. Akibatnya, masa depan Marini menjadi tidak pasti.
Meskipun HRC (Honda Racing Corporation) sangat menghargai kemampuan Marini, namun tidak ada tempat lagi untuk adik Valentino Rossi itu. Tahun depan Honda akan diperkuat Fabio Quartararo, David Alonso, Johann Zarco, dan Diogo Moreira.
BTW, selama menunggu keputusan HRC, sebenarnya Marini mendapat tawaran dari tim pabrikan Yamaha. Namun karena dia memilih menunggu kepastian dari Honda, negosiasi tersebut akhirnya gagal. Yamaha pun akhirnya mengalihkan perhatian ke Ai Ogura yang tampil sangat mengesankan bersama tim Trackhouse Aprilia musim ini.

Setelah 11 seri musim 2026, Marini menjadi pembalap Honda dengan peringkat terbaik di klasemen. Dia menempati peringkat 10 dengan perolehan 79 poin, unggul 31 poin atas Moreira yang berada di peringkat 15, 45 poin dari Zarco (absen lama karena cedera), dan 53 poin dari rekan setimnya Joan Mir.
Marini memulai debutnya di MotoGP pada 2021 bersama tim VR46 Ducati milik sang kakak sekaligus juara dunia 9 kali Valentino Rossi. Hasil terbaiknya adalah finis di posisi ke-2 di GP Amerika Serikat pada 2023. Kemudian pada 2024, putra Mama Stefania Palma itu pindah ke tim pabrikan Honda. Dan setelah bertahan selama 3 tahun, dia bergabung dengan tim Tech3 KTM mulai 2027.
Menjelang MotoGP Inggris akhir pekan ini, Marini mengatakan, “Saya siap untuk kembali ke lintasan dan bertemu tim lagi. Beberapa pekan terakhir ini sangat penting untuk kondisi fisik dan mental. Libur ini menjadi kesempatan untuk menyegarkan diri menghadapi paruh kedua musim, dimana kami akan mengejar hasil maksimal. Sirkuit seperti Silverstone menguji kemampuan pembalap dalam segala aspek, jadi ini adalah trek yang tepat untuk kembali ke ‘mode balap’.”

“Sesi kualifikasi akan menjadi titik kritis pertama di akhir pekan, dan saya harap kami bisa langsung lolos ke Q2. Kami harus terus mengumpulkan poin sebanyak mungkin, untuk mempertahankan posisi saya di 10 besar klasemen sekaligus tetap menjadi pembalap Honda tercepat,” pungkas rider yang kerap disapa Maro itu.












