Home Otomotif BYD M6 DM Bisa Mengusik Pasar HEV dan PHEV?

    BYD M6 DM Bisa Mengusik Pasar HEV dan PHEV?

    BYD M6 DM Moladin
    BYD M6 DM Moladin

    RiderTua.com – Siapa sangka kalau mobil baru BYD di Indonesia bisa dibanderol paling murah kurang dari Rp 300 jutaan? Tapi ternyata ada yang khawatir harganya yang murah ini bisa menganggu model lainnya di pasar mobil hybrid dan PHEV.

    Daftar Isi

    M6 DM Jadi Salah Satu PHEV Termurah di Indonesia

    BYD M6 DM menjadi jawabannya untuk menghadapi persaingan ketat di pasar mobil PHEV di Indonesia yang kini disesaki oleh banyak model baru. Kebanyakan diantaranya berupa produknya merek asal China, dengan Chery Group yang masih mendominasi pasarnya dengan berbagai macam produk yang ditawarkannya. Seperti Tiggo CSH series dan J7-J8 SHS yang selalu mengisi peringkat 10 besar penjualan di pasar tiap bulannya.

    Mobil PHEV BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Bedanya BYD menyasar pasar mobil MPV yang masih lumayan sepi dari model ramah lingkungan, terutama model PHEV. Inilah yang dijadikan kesempatan emas baginya untuk menghadirkan versi plug-in hybrid dari M6, sekaligus menjadi mobil PHEV pertamanya di Indonesia. Jelas karena sejak pertama kali hadir tahun 2023 lalu, mereka hanya menjual mobil listrik saja, tapi performa penjualannya masih cukup bagus.

    Sebelum diumumkan harganya, ada yang mengira BYD M6 DM bakal dibanderol lebih dari Rp 400 juta, tapi ternyata harga termurahnya nyaris tembus Rp 300 juta, atau tepatnya Rp 298 juta. Harganya ini sudah menjadikannya sebagai salah satu mobil PHEV termurah, dan jelas ini bisa memberikan kemudahan bagi konsumen yang mencari MPV ramah lingkungan kurang dari Rp 500 jutaan. Tapi muncul masalah lainnya dari kehadiran model anyar ini, yaitu soal persaingannya.

    Mobil PHEV BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Melawan Darion PHEV dan Veloz HEV?

    Sebagai MPV PHEV, BYD M6 DM menjadi lawan yang sepadan bagi Wuling Darion PHEV, yang dirilis tahun lalu. Meski lebih dulu dijual, Darion dibanderol lebih mahal ketimbang M6 DM, jadi ada kemungkinan lawan barunya ini yang bakal menggeser dominasinya di pasar MPV PHEV di Indonesia. Sejauh ini hanya kedua model tersebut yang dijual sebagai MPV plug-in hybrid, sementara model lainnya masih menjual model hybrid atau BEV.

    Karena dibanderol cukup terjangkau, jelas M6 DM bakal menyenggol model hibrida seperti Toyota Veloz HEV dan Suzuki Ertiga Hybrid. Kalau untuk Ertiga mungkin bukan jadi masalah lagi mengingat penjualannya yang terus menurun tiap bulannya akibat sejumlah faktor, seperti penyesuaian penjualan. Lain lagi dengan Veloz HEV yang menjadi lawan cukup berat bagi mobil baru BYD tersebut, karena penjualannya kini tembus lebih dari 1.000 unit per bulan.

    Mobil MPV Mobil hybrid Toyota Veloz HEV Bisnis com
    Toyota Veloz Hybrid Bisnis com

    Bukan Target Pasarnya

    Jelas karena mengusung penggerak yang berbeda, BYD M6 DM takkan langsung menggempur Veloz HEV dan Ertiga Hybrid begitu saja, apalagi target pasarnya juga beda jauh. Ini mungkin juga berlaku untuk Darion PHEV, meski sama-sama MPV plug-in hybrid, tapi kalau sasaran konsumennya berbeda jelas keduanya nggak bisa saling bersaing secara langsung. Termasuk model lainnya seperti Honda Step WGN e:HEV dan Nissan Serena e-Power.

    Bukan tidak mungkin kalau M6 DM bisa membuka segmen baru di Indonesia, yaitu model MPV PHEV entry level. Dengan kehadirannya disini, akan ada merek lainnya yang ikut-ikutan membawa model serupa agar meramaikan pasarnya, dan ini bisa menambah lebih banyak pilihan bagi konsumen. Sehingga dengan ini, tidak hanya pasar MPV yang berkembang pesat, tetapi juga pasar PHEV.

    Mobil PHEV BYD M6 DM kabaroto
    BYD M6 DM kabaroto

    Untuk sekarang BYD M6 DM menjadi satu-satunya mobil PHEV yang dijualnya di Indonesia. Tapi siapa tahu ini bisa menjadi awal dari lini mobil PHEV-nya disini, dan mereka bakal membawa lebih banyak model untuk meramaikan pasarnya. Entah itu model SUV, hatchback, bahkan sedan, semuanya tergantung dari permintaan di pasar tujuan.

    M6 menjadi salah satu mobil pertama yang dirakit lokal bersama Atto 1, dan ini dilakukan mengingat modelnya yang laris manis di pasarnya masing-masing. Terlebih setelah M6 DM dihadirkan, model yang satu ini langsung diproduksi disini.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini