Home MotoGP Celestino Vietti Mengidolakan Franco Morbidelli, Tapi Apakah Tahun Depan Dia akan Mengambil...

    Celestino Vietti Mengidolakan Franco Morbidelli, Tapi Apakah Tahun Depan Dia akan Mengambil Kursi Idolanya Sendiri?

    Celestino Vietti
    Celestino Vietti

    RiderTua.com – Nama Celestino Vietti masuk daftar kandidat sebagai pembalap kedua di tim VR46 untuk 2027. Rider Boscoscuro (Moto2) itu akan bersaing melawan Nicolo Bulega yang saat ini memimpin klasemen WSBK dan adik sang bos sendiri Luca Marini. Tahun depan Diggia akan pindah ke tim pabrikan KTM, sementara Franco Morbidelli kabarnya tidak diperpanjang kontraknya. Sebagai pembalap pertama, Ducati menempatkan Fermin Aldeguer dari tim Gresini ke tim VR46.

    Di Catalunya akhir pekan lalu, sang bos Valentino Rossi menegaskan bahwa dia ingin ada 1 pembalap Italia di timnya tahun depan. Hal ini dilakukan untuk menegaskan identitas tim.

    Celestino Vietti Mengidolakan Franco Morbidelli, Tapi Apakah Tahun Depan Dia akan Mengambil Kursi Idolanya Sendiri?

    Valentino Rossi dan Pembalap VR46
    Valentino Rossi dan Pembalap VR46

    Celestino Vietti memasuki musim ke-6nya di Moto2. Tetapi untuk pertama kalinya, dia menunjukkan performa yang kuat tahun ini. Sebelumnya, performanya bisa dibilang angin-anginan. Kadang bagus banget bahkan bisa menang balapan, namun terkadang hanya mampu finis di barisan belakang.

    Tahun ini, pembalap berusia 24 tahun itu menunjukkan bahwa dirinya jauh lebih dewasa dan konsisten. Vietti berhasil 5 kali finis di 6 besar dari 6 balapan pertama musim ini dan meraih dua kali podium (finis ke-2). Saat ini Vietti berada di peringkat 3 dengan perolehan 73 poin dalam klasemen, bahkan di depan pembalap yang potensial naik ke MotoGP seperti David Alonso (peringkat 5), Senna Agius (4), dan Daniel Holgado (7).

    Vietti yakin kalau performanya terus meningkat maka nilai pasarnya bisa jauh lebih meningkat lagi. “Saat ini saya hanya fokus untuk tampil sebaik mungkin. Pada akhirnya, bukan saya yang membuat keputusan. Tugas saya adalah mencapai hasil yang baik, seperti yang sudah kami lakukan belakangan ini. Setelah itu kita lihat saja nanti. Pembalap terbaik akan mendapatkan kursi,” jelasnya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Celestino Vietti Pertamina Enduro VR46 Tes Valencia 2025
    Celestino Vietti

    Vietti merupakan murid VR46 Riders Academy dan rutin berlatih bersama Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Marini, Morbideeli, bahkan dengan sang guru Rossi. Lingkungan tersebut sangat membantu terutama secara mental.

    “Kami sering berdiskusi secara mendalam. Tapi bukan soal tips teknis yang spesifik. Sebaliknya, mereka membantu saya untuk lebih santai dan tenang saat menjalani balapan akhir pekan. Mereka sudah lama mengatakan hal ini, tapi sekarang saya bisa mengendalikan beberapa hal dan itu sangat membantu saya. Inilah salah satu alasan utama atas performa saya yang jauh lebih konsisten,” jelas Vietti.

    Akhir pekan lalu, Vietti kehilangan kemenangan di Barcelona ​​hanya terpaut 0,2 detik dari pemenang Manuel Gonzalez. “Balapan akhir pekan lalu berjalan dengan baik, tetapi saya kehilangan kemenangan di detik-detik terakhir. Itu membuat keinginan saya untuk menang di Mugello semakin besar,” tegasnya.

    Vietti dan para murid akademi berlatih di Misano akhir pekan lalu. Bagaimana karakteristik rekan-rekannya sebagai pembalap MotoGP seperti Pecco dkk? “Mereka adalah pembalap dengan karakteristik yang berbeda. Pecco sangat kuat saat pengereman, Franco sangat halus, Bez sangat kuat di tikungan. Dan kemudian ada Marini, yang sangat analitis. Melihat cara mereka balapan seperti menonton kesempurnaan,” jelas Vietti.

    Franco Morbidelli
    Franco Morbidelli

    BTW, Vietti justru terlihat lebih dekat dengan Morbidelli. “Saya mencoba belajar sesuatu dari setiap pembalap. Tetapi kalau saya harus memilih satu, itu adalah Franco Morbidelli. Dalam beberapa hal saya lebih mirip dengannya. Saya menyukainya sebagai pribadi dan bagaimana dia menangani momen-momen sulit. Saya selalu mengamatinya dengan cermat dan mencoba mengambil inspirasi darinya. Dia selalu membawa energi positif dan selalu tersenyum. Itu adalah sesuatu yang sangat saya hargai darinya,” pungkasnya.

    Tapi ironisnya, kalau Vietti benar-benar naik ke MotoGP dan mendapatkan kursi di VR46, ini artinya dia akan mengambil kursi idolanya sendiri. Bagi Morbidelli, musim ini bisa berarti akhir dari karier MotoGP-nya. Apakah dia akan terjun ke WSBK atau ke Kejuaraan Dunia lain?

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini