RiderTua.com – Mungkin ini hanya strategi agar kekuatan tidak terbaca lawan? Romano Albesiano mengelak anggapan bahwa Honda terdepan dalam pengembangan motor 850cc. Menurutnya, motor 850cc saat ini masih sangat jauh dari versi final pengembangan. “Proyek ini berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Motor pertama yang terlihat itu, sebenarnya semacam motor ‘eksperimen’. Kami akan secara bertahap memperkenalkan komponen baru ke motor ini. Mungkin kami akan mencapai versi final pada akhir musim panas. Tetapi tentu saja, motor ini akan terus berevolusi,” jelas Direktur Teknis Honda itu.
Musim 2026 merupakan musim terakhir era MotoGP dengan motor 1000cc. Tahun depan, motor prototipe di kelas utama akan menggendong mesin 850cc. Motor tidak akan lagi dipasangi winglet-winglet yang bertebaran di sekujur bodi. Alat bantu seperti ride height devide akan dilarang digunakan dan aerodinamika akan dibatasi. Tak hanya itu, Michelin tak lagi menjadi pemasok ban di MotoGP dan akan digantikan Pirelli.

Romano Albesiano (Honda): Motor 850cc yang Kemarin Diuji Belum Final, Catatan Waktunya Belum Bisa Dinilai
Para pabrikan sudah mulai pengembangkan motor tersebut dan juga sudah menjajalnya di lintasan. Namun rumornya, Honda merupakan pabrikan yang paling maju dalam pengembangannya. Motor baru mereka akan dinamai RC214V karena RC213V sudah pensiun.
Saat ini RC214V sedang diuji secara intensif di Jepang oleh tes rider HRC Takaaki Nakagami. Jadi menurut Albesiano, membanding-bandingkannya dengan pabrikan lain sangatlah tidak berguna. “Membicarakan performa motor ini, baik motor kami maupun motor rival, masih benar-benar terlalu dini. Menurut saya sangat-sangat tidak ada nilainya, karena masih banyak area pengembangan yang belum selesai,” tegasnya.

Dengan regulasi teknis yang baru, jelas karakter motor MotoGP akan berubah total. Terutama ban Pirelli yang baru, akan menjadi tantangan besar bagi semua pabrikan. “Masih banyak yang harus dikembangkan dan dipahami, terutama mengenai ban,” tegas Albesiano.
Itulah alasan, mengapa belum bisa dinilai dengan tepat daya saing sebenarnya dari motor baru tersebut. “Tunggu dan lihat. Semua orang masih terus bekerja. Mungkin kita akan mulai memahami sesuatu pada tes Sepang berikutnya. Tidak sebelum itu,” tegas mantan direktur teknis Aprilia tersebut.
Bahkan hasil perbandingan langsung pertama yang dilakukan usai GP Ceko pada Juni mendatang oleh para pembalap pabrikan, menurut Albesiano belum terlalu berarti. “Kita tidak boleh terlalu mementingkan angka performa yang kita lihat saat ini,” pungkasnya.

Menjelang GP Italia di Mugello akhir pekan ini, rider terbaik Honda di klasemen adalah Luca Marini dengan menempati peringkat 11 dengan perolehan 43 poin sementara Joan Mir berada di peringkat 18 dengan 11 poin. Di sisi lain, dua rider tim LCR Honda Johann Zarco dan Diogo Moreira masing-masing berada di peringkat 16 dan 17.
Untuk tahu hasilnya jelas kita harus menunggu tahun depan, saat benar-benar motor baru 850cc Honda ini diadu di lintasan..bukan hanya hitungan di atas kertas.

Bisa jadi IMHO alias menurut hemat penulis: ini hanya strategi Om Romano baik untuk tim sendiri agar tidak jumawa dan ‘lost fokus’ dan meremehkan lawan.. Dan bagi tim lawan agar mereka tidak mewaspadai peningkatan tim Honda dalam meracik prototipe terbarunya tahun depan. (rt)
Era Baru MotoGP 2027: Aleix Espargaro Sebut Motor 850cc Bakal Jauh Lebih Lincah dan Seru!






