Home MotoGP Gebrakan Yamaha: Tawarkan Motor Baru M1 V4 untuk Diuji Valentino Rossi

    Gebrakan Yamaha: Tawarkan Motor Baru M1 V4 untuk Diuji Valentino Rossi

    Yamaha VR46 - Valentino Rossi
    Yamaha VR46

    RiderTua.com – Wah bakal seru nih kalau terwujud. Akan seperti apa kecepatan Valentino Rossi setelah lama tidak naik motor MotoGP..! Alih-alih menyembunyikan kesulitan Yamaha, Paolo Pavesio (direktur pelaksana) mengakui bahwa proyek saat ini membutuhkan waktu dan tidak ada solusi instan yang bisa langsung memangkas 0,5 detik sekaligus. “Gunung didaki selangkah demi selangkah,” ujarnya.

    Saat ini pabrikan dan tim sedang melakukan negosiasi dengan Liberty Media selaku pemegang hak komersial MotoGP yang baru (dulu dipegang oleh Dorna Sports). Pavesio mengaku optimis, proses negosiasi hampir selesai dengan hasil yang positif. “Saya rasa kita sudah dekat dengan kesimpulan yang positif. Semua pihak menginginkan hal yang sama yakni mengembangkan kejuaraan ini bersama-sama. Namun MotoGP tidak akan mengalami revolusi besar, melainkan evolusi secara bertahap,” ujar bos asal Italia itu.

    Yamaha Menawarkan Valentino Rossi untuk Mencoba M1 V4

    Valentino Rossi - Mandalika
    Valentino Rossi – Mandalika

    Setelah terseok-seok di awal musim dengan gap sekitar 30 detik di belakang pemenang di GP Thailand, kini Yamaha menunjukkan peningkatan yang cukup menjanjikan. Fabio Quartararo mampu finis di posisi ke-6 pada balapan kandangnya di Le Mans, lalu finis ke-5 di GP Catalunya akhir pekan lalu.

    Paolo Pavesio mengaku melindungi para pembalapnya dari tekanan media saat Yamaha berada di masa-masa terpuruknya. “Saat itu saya tidak ingin menempatkan para pembalap di depan pers. Kami baru saja melewati 20 hari yang penuh tekanan, dan saya rasa melindungi mereka adalah hal yang tepat,” tegasnya.

    M1 V4 merupakan motor yang benar-benar masih gres, sehingga tim harus banyak belajar untuk memahaminya. “Motor ini dikembangkan dengan cara yang benar. Di Le Mans, kami melihat beberapa hal menarik karena gripnya lebih baik dan motor mampu keluar dari tikungan dengan lebih bagus,” ungkap Pavesio.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Paolo Pavesio - Yamaha
    Paolo Pavesio – Yamaha

    Namun Pavesio mengakui bahwa mesin tetap menjadi salah satu kelemahan terbesar M1 saat ini. “Kami tahu data performanya dan kami tahu kami harus meningkatkannya. Mesin ini dikembangkan di Jepang, dan kami akan mendatangkan komponen baru sedikit demi sedikit,” jelasnya.

    Pembalap unggulan Yamaha, Fabio Quartararo kerap melontarkan kritikan tajam terhadap Yamaha di media. “Frustrasi itu manusiawi, tetapi tidak berguna saat sedang bekerja karena itu tidak akan menghasilkan apa pun,” tegasnya.

    Meski begitu, Pavesio menegaskan pentingnya peran Quartararo bagi proyek Yamaha. “Fabio adalah bagian penting dari proyek ini. Saya sangat tertarik dengan bagaimana dia bekerja di dalam tim dan bagaimana dia memotivasi tim. Jadi menandatangani kontrak dengan juara dunia yang ingin tetap bertahan adalah keputusan yang tepat,” imbuhnya.

    Yamaha M1 V4, Menunggu Versi mesin MotoGP 850cc
    Yamaha M1 V4, Menunggu Versi mesin MotoGP 850cc

    Pavesio juga mengkritik sistem bursa pembalap di MotoGP yang saat ini terlalu cepat dimulai. Meskipun dia tidak menyebut nama-nama seperti Toprak Razgatlioglu, Jorge Martin, atau Ai Ogura secara langsung, Pavesio mengakui bahwa sistem saat ini merugikan pabrikan. “Pasar yang terlalu cepat, tidak memungkinkan kita untuk memaksimalkan investasi terhadap seorang pembalap. Saya mengusulkan adanya periode resmi transfer seperti yang ada di olahraga lain agar kontrak tidak dinegosiasikan terlalu dini,” tegasnya.

    Toprak Razgatlioglu - Paolo Pavesio , Resmi Toprak Razgatlioglu Gabung Yamaha MotoGP di Pramac
    Toprak Razgatlioglu – Paolo Pavesio

    Soal adaptasi Toprak Razgatlioglu ke MotoGP, menurut Pavesio tantangan terbesarnya bukan terletak pada motornya melainkan perubahan gaya balap yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun di Superbike. “Toprak punya gaya balap stop and go yang sangat kuat. Tapi dengan ban ini (Michelin), kita tidak bisa berkendara seperti itu,” ungkapnya.

    Pavesio mengungkapkan bahwa kini Toprak sudah paham bahwa dia harus mengubah total gaya balapnya agar kompetitif di MotoGP. “Dia harus melakukan reset dan mengadopsi cara berkendara yang baru. Pada hari Jumat di Barcelona, Toprak dua kali mengikuti Fabio dan langsung lebih cepat 1 detik,” jelasnya.

    BTW, Pavesio juga mengungkapkan bahwa dia sempat ngobrol dengan Valentino Rossi soal mesin V4 Yamaha dan memperlihatkan prototipe baru tersebut kepada juara dunia 9 kali itu di Misano. “Saya bilang kepadanya, ‘mengapa anda tidak mencobanya?’ Kita lihat saja, mungkin itu akan menjadi sesuatu yang menarik,” ungkapnya.

    Yamaha M1 V4 2026, HASIL TES SHAKEDOWN SEPANG 2026 DAY-3
    Yamaha M1 V4 2026

    Melihat perkembangan tim serta kesibukan Rossi, dan meski sebelumnya sang legenda balap asal Italia itu pernah menyatakan bahwa dia tidak ingin menguji motor MotoGP modern lagi, Yamaha masih berharap bisa membujuk Rossi untuk melakukan tes pribadi dengan V4. Dan menarik kalau benar Yamaha bisa merayunya… seruu..!

    Baca keseruannya di: FP MotoGPCrash – Gebrakan Yamaha: Tawarkan Motor Baru M1 V4 untuk Diuji Valentino Rossi
    Gebrakan Yamaha Tawarkan Motor Baru M1 V4 untuk Diuji Valentino Rossi

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini