Home MotoGP Toprak Razgatlioglu: Kami Bisa Fokus Balapan Jika Lintasan Aman

    Toprak Razgatlioglu: Kami Bisa Fokus Balapan Jika Lintasan Aman

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    RiderTua.com – Toprak Razgatlioglu berhasil menyelesaikan balapan yang penuh drama dengan finis di posisi ke-15 di MotoGP Catalunya. Namun karena melanggar aturan tekanan ban, maka rookie tim Pramac Yamaha itu harus turun ke posisi ke-16 dan pulang dengan tangan hampa tanpa mencetak satu poin pun di MotoGP Catalunya.

    Race utama hari Minggu di Montmelo Barcelona diwarnai dua insiden yang menimpa Alex Marquez dan Johann Zarco, serta insiden lain yang dialami Jorge Martin dan Pedro Acosta. “Hari yang sangat sulit bagi semua orang. Kami menyaksikan dua insiden yang sangat serius. Saya hanya ingin tahu bagaimana keadaan Alex Marquez dan Johann Zarco,” ujar Toprak.

    Toprak Razgatlioglu: Kami Bisa Fokus Balapan Jika Lintasan Aman

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Toprak Razgatlioglu menjelaskan dampak psikologisnya ketika menyaksikan langsung kejadian tersebut. “Ketika melihat pembalap terdiam di lintasan, rasanya sama sekali berbeda dan itu sangat memengaruhi mental kita. Saya mengalaminya hari ini. Situasi setelah tikungan 10 sangat tegang. Ketika saya tiba disana, semuanya terlihat ‘gila’. Saya bahkan tidak bisa melihat tikungan karena banyak debu dan serpihan motor,” ungkap juara dunia WSBK 3 kali itu.

    Salah satu momen paling berat bagi Toprak adalah ketika tahu terjadi insiden yang kedua. Awalnya rider asal Turki itu belum sadar seberapa parahnya insiden tersebut, tapi setelah melihat rekamannya dan diberitahu timnya, hal tersebut sempat membuatnya shock.

    “Saya melihat insiden yang dialami Johann lewat rekaman video, dampak yang sangat keras. Saya sangat lega ketika tim memberi tahu saya bahwa dia baik-baik saja. Kami memang pembalap, tetapi kita hanya bisa fokus ketika tahu tidak ada yang berada dalam bahaya serius,” tegas El Turco. Meski gagal mencetak poin, namun Toprak mulai paham kompleksitas teknis MotoGP dan besarnya pengaruh elektronik terhadap gaya balap.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller

    Keadaan sedikit lebih baik bagi Toprak saat tes hari Senin di trek yang sama, dengan ban medium. Karena hujan di siang hari, banyak pembalap termasuk Toprak yang menjalani tes hanya selama setengah hari. Dia melahap sekitar 40 lap dan menempati posisi ke-19.

    Rider asal Turki itu mengatakan, “Saya senang karena kami berhasil meningkatkan performa yang cukup signifikan, terutama dengan ban medium. Kami mengalami banyak kemajuan, terutama saat memasuki tikungan. Saya merasa motor berbelok dengan lebih baik.”

    “Akselerasi keluar tikungan juga lebih mudah, karena entry yang lebih baik memungkinkan saya untuk tampil lebih cepat. Saya mencatatkan waktu lap yang sangat konsisten di kisaran 40,0, 40,1, 40,0 dengan ban medium dan saat riding sendirian. Jika saya berada di belakang pembalap lain (slipstream), mungkin saya bisa mencapai maksimal 39,7. Tetapi saya mencatatkan waktu lap yang sama dengan ban soft,” imbuh Toprak.

    Insiden Race MotoGP Catalunya 2026 - Acosta - Alex Marquez
    Insiden Race MotoGP Catalunya 2026 – Acosta – Alex Marquez

    Toprak melihat ada perbedaan besar dalam penggunaan ban soft dan cara memaksimalkan performa saat kualifikasi, jika dibandingkan dengan Fabio Quartararo yang menjadi acuan internal di garasi. “Dengan ban soft, Fabio mengambil tikungan dengan kecepatan yang lebih tinggi. Saya mencoba melakukan hal yang sama, tetapi saat ini masih sangat sulit. Saya harus menyesuaikan gaya balapku dengan ban soft, karena itu sangat penting dalam kualifikasi,” ujarnya.

    “Kalau kita mencetak waktu yang bagus dan start dari pole position, kita akan selalu berada di grup terdepan. Tetapi jika kita start dari belakang, akan sulit untuk maju. Saya kembali menyadari hal itu akhir pekan ini. Fabio melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan ban soft dalam satu fast lap. Tetapi dia juga mampu mempertahankan kecepatannya dalam balapan karena dia berada di grup terdepan,” pungkas Toprak merujuk pada Quartararo yang bertarung di 10 besar sepanjang balapan dan pada akhirnya El Diablo finis ke-5 di MotoGP Catalunya.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini