Home MotoGP Toprak Razgatlioglu Belajar Mengendarai Motor MotoGP Seperti Fabio Quartararo

    Toprak Razgatlioglu Belajar Mengendarai Motor MotoGP Seperti Fabio Quartararo

    Toprak Razgatlioglu - Fabio Quartararo
    Toprak Razgatlioglu - Fabio Quartararo

    RiderTua.com – Tim Pramac kembali menjalani balapan akhir pekan yang sulit di MotoGP Catalunya. Dua pembalapnya, Toprak Razgatlioglu maupun Jack Miller kembali gagal meraih hasil apik dalam 2 balapan. Awalnya Miller finis ke-14 dan Toprak ke-15 dalam race hari Minggu yang penuh drama. Namun karena keduanya kena penalti tekanan ban, maka Miller turun ke posisi 15 dan Toprak ke-16 tanpa poin.

    Tapi di sisi lain, Yamaha berhasil meningkatkan performa M1 V4 sejak GP Prancis. Fabio Quartararo mampu meraih hasil yang sangat baik di Le Mans (finis ke-6) dan Barcelona (finis ke-5). Tak hanya itu, komentar Toprak dan Miller usai tes Barcelona juga cukup positif.

    Toprak Razgatlioglu Belajar Mengendarai Motor MotoGP Seperti Fabio Quartararo

    Toprak Razgatlioglu menyelesaikan tes Barcelona hari Senin di posisi ke-19 tertinggal 1,257 detik dari pembalap tercepat Pedro Acosta, sementara Jack Miller berada di posisi ke-16.

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Usai tes Barcelona, Gino Borsoi mengatakan, “Tesnya cukup menarik karena kami punya kesempatan untuk mencoba beberapa up-grade yang berbeda. Yamaha membawa sasis dan paket aerodinamis baru, sesuatu yang menurut para pembalap sangat positif. Mereka merasa lebih nyaman dengan itu, terutama Toprak dengan sasis baru tersebut. Di tikungan, motor terasa jauh lebih baik baginya. Saya rasa itu peningkatan yang besar, terutama untuk gaya balapnya.”

    “Untuk area aerodinamika, Jack Miller juga merasa lebih nyaman dengan motor ini. Menurutnya motornya menjadi lebih mudah dikendalikan sehingga lebih mudah saat masuk tikungan. Quartararo mengatakan hal yang sama. Jadi saya rasa kami berhasil menemukan sesuatu yang positif. Sayangnya, karena kondisi cuaca kami tidak punya kesempatan lagi untuk melakukan pengujian. Tetapi dari apa yang kami lihat, kami sangat senang,” imbuh manajer tim Pramac itu.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Fabio Quartararo - Yamaha - MotoGP
    Fabio Quartararo – Yamaha – MotoGP

    Hujan turun di siang hari, sehingga banyak pembalap yang enggan turun lagi ke lintasan. Tim-tim pun berkemas lalu tes pun selesai. Apakah kondisi cuaca ini merugikan Toprak? “Waktu di lintasan adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli. Kehilangan setengah hari tes, jelas bukan kabar baik bagi Toprak. Dia harus terus mengendarai motor ini, dan kami juga harus membantunya menyesuaikan gaya balapnya. Dia orang yang berpikiran terbuka dan mau mencoba hal-hal baru, jadi dia memang berusaha untuk beradaptasi,” jelas Borsoi.

    Bos asal Italia itu menambahkan, “Berdasarkan data di beberapa bagian lintasan dia sudah setara dengan Quartararo, meskipun di bagian lain masih perlu peningkatan. Tapi saya sangat senang, karena dia paham harus belajar dari pembalap lain terutama Quartararo dan dia sudah melakukannya dalam dua balapan terakhir. Dia mengikuti saran kami.”

    Toprak Razgatlioglu
    Toprak Razgatlioglu

    Kelemahan utama M1 masih terletak pada tenaga mesin dan top speednya yang masih loyo jika dibandingkan rival-rival mereka. Akankah Yamaha mampu mengatasi masalah ini sebelum jeda musim panas? “Sulit untuk dikatakan, tapi saya harap begitu. Tapi jujur, kami belum mendapat informasi soal up-grade mesin,” jawab Borsoi.

    “Mereka harus terlebih dulu mengerjakannya di ‘markas’ dan mencoba untuk mendapatkan tenaga yang lebih banyak dari mesin. Tapi itu tidak mudah, karena ketika kita mencoba untuk meningkatkan performa mesin, biasanya masalah baru pasti akan muncul. Kalau performa mesinnya sudah bagus, maka Yamaha akan membawa versi baru tersebut ke lintasan. Tetapi itu mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat,” pungkas Gino Borsoi.

    Fabio Quartararo
    Fabio Quartararo

    BTW, lap time terbaik Toprak dalam balapan hari Minggu di Catalunya hanya tertinggal 0,630 detik dari pemenang Fabio Di Giannantonio dan selisih kurang dari 0,2 detik dari Quartararo yang finis ke-5 (setelah ada pembalap yang kena penalti).

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini