Home MotoGP Fabio Quartararo Tumben Bisa Finis ke-5: Rahasianya, Saya Pakai Set-up Jerez

    Fabio Quartararo Tumben Bisa Finis ke-5: Rahasianya, Saya Pakai Set-up Jerez

    Fabio Quartararo - Yamaha - MotoGP
    Fabio Quartararo - Yamaha - MotoGP

    RiderTua.com – Setelah hasil yang mengecewakan pada latihan hari Jumat, Fabio Quartararo menunjukkan performa yang kuat pada hari Sabtu di Le Mans. Rider pabrikan Yamaha itu menjadi pembalap tercepat di FP2 Sabtu pagi dan kemudian menempati posisi ke-6 dalam kualifikasi.

    Pada sprint race 13 lap Sabtu sore, El Diablo juga tampil impresif. Berkat start yang cukup bagus, dia langsung naik ke posisi 4 pada lap pertama. Namun dia harus mengaku kalah dari Pedro Acosta (KTM) yang menyalipnya di lap ke-4. Meski mendapat tekanan yang luar biasa dari para rivalnya, Quartararo bertahan di posisi ke-5 hingga garis finis.

    Fabio Quartararo Tumben Bisa Finis ke-5: Rahasianya, Saya Pakai Set-up Jerez

    Fabio Quartararo mengatakan, “Saya memberikan yang terbaik di setiap lap. Kami tahu race pace kami cukup kuat karena saya merasa nyaman sejak pagi hari. Tetapi dalam balapan tentu berbeda, dengan begitu banyak motor di sekitar kita. Saya menjalani lap pertama yang luar biasa, kami mendapatkan hasil yang bagus, dan saya sangat senang dengan cara kami mengubah hari Jumat yang mengecewakan menjadi hari Sabtu yang jauh lebih baik.”

    Fabio Quartararo
    Fabio Quartararo

    Pada hari Jumat, Quartararo gagal langsung lolos ke Q2 sehingga harus bertarung terlebih dulu di Q1. Rider berusia 26 tahun itu mengaku dia mengambil arah yang salah, karena kadang terlalu berusaha keras untuk menemukan performa di tempat yang sebenarnya tidak ada. Menurutnya, setelah menemukan paket dan dasar set-up maka kita harus fokus pada hal itu dan memanfaatkannya dengan maksimal.

    Secara tak terduga rekan setimnya Alex Rins untuk pertama kalinya berhasil lolos ke Q2. Namun Quartararo menekankan bahwa hal itu tidak terlalu mempengaruhinya. Dia juga memberi ‘tekanan’ kepada para insinyur Yamaha yang dari luar tampak kerjanya lamban.

    Juara dunia MotoGP 2021 itu menjelaskan, “Kemarin saya melakukan kesalahan besar di Tikungan 9 dan kehilangan 0,2 detik sebagai hasilnya. Tetapi yang saya pelajari, masalahnya bukan lagi soal set-up. Kami sudah mencoba segalanya, bahkan dua kali. Sekarang yang kami butuhkan hanya komponen baru yang benar-benar memberikan performa tambahan. Setelan dasar kami sudah solid dan saya tidak akan mengubah apa pun, sampai kami menguji komponen baru yang bekerja jauh lebih baik.”

    “Lihat saja data top speed dari kualifikasi, maka kita akan lebih mengerti. Tetapi exit dari Tikungan 8 dan Tikungan 14 sangat bagus. Itu memungkinkan saya untuk menjadi lebih cepat. Ditambah lagi saya mendapat slipstream dari Acosta di ada depan saya, itu membantu. Dalam kualifikasi, kami masih kalah 10 km/jam dan itu dengan mesin yang sama seperti di awal musim. Jadi, kami belum melakukan peningkatan apa pun,” imbuh Quartararo mempertegas pengembangan M1 V4 yang stagnan.

    Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026
    Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026

    Dari sisi handling, sudah bisa dirasakan peningkatannya. Yang depan sangat penting untuk Quartararo adalah feel pada bagian motornya. Namun dia mengaku motor masih belum sepeti yang diinginkannya karena kemampuan saat masuk tikungan masih lemah. Tapi sisi positifnya, kini rider asal Nice Prancis itu bisa menekan roda depan dengan sangat keras saat pengereman dan akhirnya bisa merasakan feedback dari motornya.

    “Feel seperti ini belum pernah saya rasakan sepanjang musim ini. Di Jerez saya bisa merasakannya, tapi tidak pada hari Jumat di Le Mans. Jadi kami memutuskan untuk kembali menggunakan set-up Jerez, dan itu langsung berhasil,” ungkap Quartararo.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Menurut Quartararo, aerodinamika Yamaha yang baru juga punya andil yang besar. Pembalap Yamaha lain mungkin tidak merasakan perbedaan besar, tetapi bagi dia aero baru ini benar-benar membuat perbedaan besar pada feel bagian depan motor. “Ini bukan soal peningkatan performa, tetapi soal feedback yang diberikan motor kepada saya,” jelas Quartararo.

    Fabio Quartararo
    Fabio Quartararo

    Meski meraih hasil apik dalam sprint, namun Quartararo tidak mau berekspektasi tinggi untuk race hari Minggu. Dia bersikap realitis, saat ini Yamaha tidak berada di posisi untuk punya ekspektasi tinggi. “Mulai dari lap pertama hingga terakhir, saya hanya akan gas pol hingga batas maksimal. Kalau hasilnya seperti hari ini, maka itu bagus. Jika berjalan jauh lebih baik lagi, itu seperti bonus. Saya senang, selama saya merasa bisa balapan dengan sangat baik,” pungkasnya.

    Yang jadi catatan, hanya Quartararo pembalap Yamaha yang berada di barisan depan dalam sprint di Le Mans. Sementara 3 rider lain semuanya finis di barisan belakang seperti biasa. Alex Rins, Toprak Razgatlioglu, dan Jack Miller masing-masing finis ke-13, 14, dan 15.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini