Home MotoGP Pol Espargaro: MotoGP Tidak Dapat Dibandingkan dengan F1, Risikonya Lebih Besar

    Pol Espargaro: MotoGP Tidak Dapat Dibandingkan dengan F1, Risikonya Lebih Besar

    Pol Espargaro
    Pol Espargaro

    RiderTua.com – Pol Espargaro merupakan tes rider sekaligus pembalap pengganti KTM. Namun dia tidak bisa menggantikan pembalap tim Tech3 Maverick Vinales yang cedera pada balapan akhir pekan di Le Mans. Rider berusia 34 tahun itu mengalami cedera tangan kiri saat latihan.

    Pol mengaku bahwa cedera yang dialaminya saat ini tergolong yang paling ringan, meski begitu tetap butuh waktu untuk pemulihan. Bahkan dia sempat adu argumen dengan Dr. Xavier Mir soal kapan dia bisa kembali ke trek. Dr. Mir memintanya untuk bersabar, apalagi saat ini Pol bukan lagi pembalap full time di MotoGP. Jadi, dia punya lebih banyak waktu untuk pemulihan.

    Pol Espargaro: MotoGP Tidak Dapat Dibandingkan dengan F1, Risikonya Lebih Besar

    Pol Espargaro - KTM 850cc 2027
    Pol Espargaro – KTM 850cc 2027

    Usai GP Prancis, akan langsung disambung seri ke-6 di Barcelona (15-17 Mei) pada akhir pekan depan. Pol Espargaro menambahkan bahwa peluangnya untuk tampil di GP Catalunya akan bergantung pada kondisi Maverick Vinales.

    “Balapan di Catalunya akan bergantung pada Maverick dan proses rehabilitasinya. Tapi sangat disayangkan menang. Mungkin terdengar ‘aneh’, tetapi sepanjang tahun saya menunggu kesempatan ini. Ketika ada pembalap yang absen, saya siap untuk membantu tim pabrikan dan mendapatkan hasil yang baik. Tetapi agar bisa kompetitif, kondisi fisik harus benar-benar fit dan terus berlatih. Tapi latihan itu sendiri bisa berisiko cedera,” jelas Pollycio.

    Ada wacana, kedepannya setiap tim harus punya pembalap pengganti tetap. Pol menegaskan bahwa dia setuju dengan gagasan itu. Dia sempat ngobrol dengan Guenther Steiner, pemilik baru tim Tech3 itu mengatakan bahwa di Formula 1 tidak pernah ditemukan sebuah mobil atau motor yang dibiarkan menganggur di pit selama latihan atau balapan dan tidak ikut berkompetisi.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Guenther Steiner - Herve Poncharal
    Guenther Steiner – Herve Poncharal

    Pol menjelaskan, “Menurutku sudut pandangnya cukup masuk akal. MotoGP tidak dapat dibandingkan dengan F1. Seumpamanya ada pembalap yang cedera pada hari Jumat, kemudian pembalap pengganti harus langsung berkompetisi pada hari Sabtu, risikonya jauh lebih besar dibandingkan dengan mobil F1. Dari sisi ekonomi dan olahraga, membiarkan motor menganggur di pit juga tidak ideal. Jelas, harus dicari kesepakatan antara Liberty Media, tim, dan para pembalap. Saya pribadi bersedia mengambil peran itu selama kondisi fisik saya benar-benar fit. Tapi saat ini, kondisi saya tidak memungkinkan.”

    Soal Vinales, Pol paham betul bagaimana rasanya karena dia sendiri pernah mengalaminya. “Saya jarang ngobrol dengan Maverick. Saya paham betapa frustrasinya berada dalam situasi ini, ingin kembali balapan tapi tidak mungkin karena cedera. Saya pernah mengalaminya, saya tahu betapa berat penderitaannya. Kita harus membiarkannya tenang,” ujar rider Spanyol itu.

    Pol Espargaro - KTM
    Pol Espargaro – KTM

    Pol menambahkan bahwa Maverick adalah pembalap yang berdedikasi dan berpegang teguh pada prinsip. Dia berlatih sangat keras dan menjalani semuanya dengan sangat serius. Bagi rider berjuluk Top Gun itu, balap motor bukan hanya pekerjaan tetapi jauh lebih dari itu. Dia sedang mengalami masa yang sangat sulit, sangat ingin lekas pulih dan kembali balapan. Tetapi itu tergantung pada kondisi fisiknya.

    BTW, tim Tech3 akhirnya menunjuk Jonas Folger untuk menggantikan Vinales pada balapan akhir pekan di Le Mans.

    Mau Diskusi Lebih Gacor? Simak Disini: POL ESPARGARO JADI TUMBAL AMBISI ATAU MEMANG BOS TECH3 YANG KELEWATAN MAU TIRU F1?

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini