RiderTua.com – Aprilia adalah satu-satunya pabrikan di MotoGP yang belum menguji motor 850cc mereka di lintasan. Namun Massimo Rivola mengaku tidak khawatir dengan hal itu, karena dia sangat yakin dengan kemampuan timnya untuk menghadirkan paket yang kompetitif sejak awal.
“Jelas, kami tidak terburu-buru dan bukan karena kami tidak peduli dengan 2027. Intinya, kami tidak tergesa-gesa. Setelah balapan akhir pekan di Jerez, dalam tes pribadi kami akan mulai menurunkan motor 2027 di lintasan. Tetapi ini lebih merupakan prototipe hibrida, untuk mengumpulkan beberapa data soal manajemen mesin dan mencocokkannya dengan data dari dyno (alat uji mesin),” ungkap Rivola.
Massimo Rivola (Aprilia): Mengapa Belum Menguji Motor 850cc? Kami Tidak Terburu-buru

BTW, KTM menjadi pabrikan pertama yang menguji motor 850cc-nya pada Desember lalu. Kemudian diikuti oleh Yamaha dan Honda selama libur musim dingin. Pekan lalu, tes rider Ducati Michele Pirro menguji GP27 850cc di Misano. Awal April lalu, Aprilia dikabarkan akan melakukan tes RS-GP ’27 dalam sebuat tes pribadi bersama KTM dan Yamaha, namun ternyata gagal dilaksanakan.
Kini tersiar kabar bahwa Aprilia akan menguji versi awal motor 850cc-nya di Jerez pada 30 April dan 1 Mei atau pasca balapan akhir pekan dan tes resmi MotoGP (hari Senin) di Jerez.
Massimo Rivola menambahkan, “Kami tidak terburu-buru, sebagian karena kami tidak ingin mengungkapkan strategi kami terlalu cepat. Selain itu juga karena salah satu kekuatan Aprilia saat ini adalah, mari kita katakan dengan cara yang keren ‘time to market’. Mulai dari saat kami punya ide hingga saat kami menjalankannya di lintasan, kami sangat cepat. Itulah salah satu rahasia performa dalam segala hal, cepat dalam pengambilan keputusan dan eksekusi.”

“Setiap tahun saya selalu mengatakan bahwa motor terbaik kami adalah yang berikutnya, karena saya selalu melihat perusahaan ini terus berkembang. Dan jika perusahaan berkembang, hasilnya motor kami pasti akan lebih baik daripada tahun sebelumnya,” imbuh CEO Aprilia itu.
Awal musim ini, RS-GP adalah motor tercepat di grid MotoGP dengan pembalapnya Marco Bezzecchi menyapu bersih 3 kemenangan grand prix pertama. Walaupun Aprilia berkembang pesat di semua bidang namun mereka tetap menjadi yang terdepan dalam inovasi aerodinamika, area yang kini menjadi ‘medan perang’ utama dalam pengembangan motor MotoGP.
Namun menurut peraturan 2027 aerodinamika akan dikurangi, dengan tujuan untuk memudahkan pembalap saling salip di lintasan. Tapi Rivola yakin bahwa aerodinamika akan terus memainkan peran penting di tahun-tahun mendatang, terlepas dari pembatasan yang diberlakukan oleh peraturan.

“Perannya akan berbeda karena fairing yang digunakan akan lebih kecil. Namun saya termasuk orang yang percaya bahwa aerodinamika akan tetap sangat penting. Jelas, Kami ingin mempertahankan kepemimpinan teknologi kami di bidang ini. Jadi ini tentang memiliki keberanian untuk terus menciptakan sesuatu yang dapat memberikan hasil dan mungkin dapat diterapkan pada sepeda motor produksi massal,” pungkas Rivola.
Dari pernyataan Rivola kita bisa menagkap bahwa Aprilia tidak hanya sedang on fire tapi juga memainkan strategi jangka panjang. Mereka santai dalam menghadapi 2027, ini adalah tanda mereka pede banget dengan arah pengembangan mereka.






