RiderTua.com – Sahabat pembaca RiderTua. Akhir pekan ini akan digelar seri ke-4 MotoGP musim 2026 di Jerez, tempat Marc Marquez mengalami cedera parah yang mengubah karirnya. Setelah itu juara dunia 9 kali itu kembali mengalami cedera di beberapa balapan. Yang terakhir, cedera yang memaksanya absen di 5 seri terakhir musim 2025 setelah crash di Mandalika pada Oktober 2025 lalu..
Kondisi Marquez belum 100 persen fit saat musim 2026 dimulai. Selain itu, musim ini Ducati belum mampu menunjukkan dominasinya. Mereka kalah telak dari Aprilia yang memenangkan 3 grand prix pertama musim ini. Di Jerez atau di seri pembuka balapan di Eropa, pabrikan asal Borgo Panigale itu berambisi untuk merebut kembali dominasi mereka dari Aprilia.
Marc Marquez: Jika Menang dalam Race Utama di Jerez Maka akan Menjadi Kemenangan ke-100 di MotoGP, Saya Tidak Sabar!

Marc Marquez mengatakan, “Motor memang sangat penting, tetapi kondisi saya juga penting. Saya sedang kesulitan. Di Austin, pada lap-lap pertama saat ban masih baru, motor menjadi lebih agresif. Saya tidak bisa mengendalikannya dengan baik.”
“Sepertinya saya terbiasa berada dalam posisi yang tidak alami di atas motor, dan saya hanya sekedar membalap. Saya masih cepat, tetapi saya tidak bisa membuat perbedaan. Yang terpenting saya ingin meningkatkan kemampuan diri saya, lebih dari sekadar meningkatkan motor,” imbuh rider Ducati Lenovo berusia 33 tahun itu.

Marquez memanfaatkan jeda panjang yang hampir 1 bulan (akibat GP Qatar ditunda) untuk fokus pada pemulihannya. Di ingin tampil dalam performa terbaiknya pada balapan kandangnya di Jerez sekaligus dihadapan ribuan penggemarnya. Menjelang GP Jerez The Baby Alien berada di peringkat 5 dalam klasemen dengan perolehan 45 poin. Dia juga menantikan up-date atau pembaharuan dari Ducati saat tes hari Senin pasca balapan.
Marquez menjelaskan, “Jeda selama lebih dari 3 pekan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk pemulihan agar siap menghadapi balapan Eropa pertama musim ini dan Grand Prix kandang pertama. Saya senang. Jerez adalah trek yang saya sukai, bersejarah, lengkap, dan di mana akan ada banyak penggemar yang datang. Memenangkan Sprint di sini tahun lalu sangat istimewa, perasaan yang unik. Saya tidak sabar untuk kembali bekerja, terutama dalam persiapan untuk tes hari Senin.”

Sebagai informasi, Marc meraih kemenangan Sprint di Jerez musim lalu. Tapi sayangnya dia melakukan kesalahan di awal race utama hari Minggu, yang kemudian balapan tersebut akhirnya dimenangkan oleh adiknya Alex Marquez. Jika Marc Marquez menang pada race utama hari Minggu ini, itu akan menjadi kemenangan GP Jerez pertamanya sejak 2019 sekaligus akan menjadi kemenangan ke-100 di MotoGP.
Tapi pertanyaan menariknya adalah dengan posisi klasemen sekarang, kondisi motor Ducati, apakah Marc masih berpeluang juara dunia lagi tahun ini..?






