RiderTua.com – Bikin tampilannya jadi makin mencolok, Yamaha Cygnus XR 70th Anniversary Edition resmi diluncurkan tapi ini adalah versi spesialnya. Sebuah skutik sporty yang khusus buat Taiwan saja ini tampil lebih mencolok buat memperingati ultah Yamaha ke-70.
Kalau melihat segmennya, motor matik kompak ini menarik banget kalau dibandingkan langsung dengan Honda Vario 160 nihh… BTW untuk harga dari edisi spesial tersebut dibanderol dengan harga sebesar 116.500 Dolar Baru Taiwan atau sekitar Rp 63,4 jutaan. Dilihat-lihat harga varian ini nggak jauh beda selisihnya dari yang standar.
Livery Balap Legend! Yamaha Cygnus XR 70th Anniversary Edition Jadi Mencolok

Masalah mesinnya tetap mengandalkan jantung silinder tunggal 155cc SOHC 4-klep Blue Core dengan VVA (Variable Valve Actuation) pendingin radiator. Karena basis mesinnya sama dengan NMax/Aerox, jadi angka tenaganya kurang lebih di 15,1 hp pada 8.000 rpm serta torsi 14 Nm pada 6.500 rpm. Menyalurkannya ke roda belakang lewat transmisi CVT.
Motor matik ini memiliki bobot sampai 129 kilogram yang masih enteng, tinggi jok di 785 mm, wheelbase sepanjang 1.340 mm, serta tangki bahan bakarnya sebesar 6,1 liter. Velgnya alloy 12 inci dengan balutan ban 110/70 di depan serta ban 130/70 buat belakang.

Urusan desain tidak ada yang berubah sejak pembaruan besar terakhir, tampilannya garang dan agresif yang makin modern. Lekukan bodinya tajem-tajem dengan muka depan mirip Aerox Alpha karena lampu utamanya yang udah proyektor dua buah. Meski buntutnya pendek seperti matik di pasar ini yang kebanyakan bodinya bantet.
Tapi tentu di model ini 70th Anniversary Edition adalah eksteriornya saja dengan kombinasi warna putih-merah dan livery legendaris dari Yamaha YZF R7 (OW-02) yang tentu lebih mencolok. Detailnya ada logo garpu tala emas, emblem (Yamaha 70th Anniversary Edition) yang 3D resin khusus, tabung shock belakang emas, dan edisi ini cuma ada 1.200 unit aja.

Beralih ke bawah yang mengandalkan garpu teleskopik di depan dan belakang dual-shock tabung alias (sub-tank) yang ada setelan preload-nya. Sistem pengeremannya pakai cakram 267 mm yang gede buat depan dikombinasi kaliper 2-piston dan cakram 230 mm dengan kaliper 1-piston di belakang.
Konsumsi BBM dari matik ini menurut klaimnya sampai 46.8 km/liter yang tentu cocok buat harian. Terakhir soalfiturnya, yakni panel instrumen LCD full-digital color, lampunya full LED, Smartkey, colokan USB Type-C QC3.0 untuk ngecas, Traction Control (TCS), serta remnya udah ABS biar makin aman.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Mesin | 1 silinder 155cc SOHC 4-klep Blue Core VVA pendingin cairan |
| Tenaga | 15,1 hp pada 8.000 rpm |
| Torsi | 14 Nm pada 6.500 rpm |
| Transmisi | CVT |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Dual shock tabung setelan preload |
| Rem Depan | Cakram 267 mm kaliper 2 piston ABS |
| Rem Belakang | Cakram 230 mm kaliper 1 piston ABS |
| Velg Ban | 12 inci ban 110/70 depan dan 130/70 belakang |
| Bobot | 129 kg |
| Tinggi Jok | 785 mm |
| Wheelbase | 1.340 mm |
| Kapasitas Tangki | 6,1 liter |
| Konsumsi BBM | 46,8 km/liter |
| Fitur | Lampu LED, dual proyektor, panel LCD digital color, smart key, traction control, ABS, port USB Type C QC3.0 |
| Harga | 116.500 TWD (sekitar Rp 63,4 jutaan) |







